Tujuan Pengembangan TK Atraktif

Tujuan Pengembangan TK Atraktif
Tujuan Pengembangan TK Atraktif

Tujuan Pengembangan TK Atraktif, tujuan pokok dari pengembangan TK Atraktif adalah mengembalikan
dan menempatkan TK pada fungsinya yang hakiki sebagai sebuah taman. Secara khusus pengembangan TK Atraktif ini bertujuan untuk :
1.  Tujuan pengembangan TK Atraktif yang pertama menanamkan filosofi pelaksanaan pendidikan di TK
Pemunculan dan penanaman filosofi pendidikan TK menjadi urgen dalam rangka mengembalikan TK pada fungsinya yang hakiki. Filosofi pendidikan TK telah disusun dan dituangkan dengan indahnya dalam mars lagu TK. Mars TK bukan hanya sekedar dinyanyikan oleh guru dan anak tetapi lebih penting adalah mengejawantahkan isi dan makna
yang tertuang dari lagu tersebut. TK adalah “taman yang paling indah” secara filosofis seharusnya menjiwai pelaksanaan pendidikan TK dengan berbagai bentuk kegiatan yang indah, menarik dan menyenangkan anak.

2. Tujuan pengembangan TK Atraktif yang menyebarkan wawasan tentang pelaksanaan pendidikan TK Atraktif.
Tingginya derajat penyimpangan TK mengharuskan perlunya secara intensif penyebaran wawasan dan pemahaman tentang makna dan proses pendidikan TK Atraktif.

3. Tujuan pengembangan TK Atraktif yang mengubah sikap dan perilaku guru yang belum sesuai dengan  karakteristik pendidikan di TK. Banyaknya pola sikap dan perilaku guru yang lebih memahami dunia sekolah daripada dunia taman pendidikan mendorong terjadinya
berbagai penyimpangan pelaksanaan pendidikan di TK. Melalui pengembangan TK Atraktif diharapkan akan mengubah orientasi dan pemahaman guru tentang pelaksanaan pendidikan yang seharusnya dan sewajarnya digunakan di TK.

4. Tujuan pengembangan TK Atraktif yang mendorong munculnya inovasi dan kreativitas guru dalam menciptakan
dan mengembangkan iklim pendidikan yang kondusif di TK. Pengembangan TK Atraktif diharapkan akan memberikan dorongan bagi munculnya ide atau gagasan inovasi dan kreativitas guru dalam melaksanakan pendidikan di TK. Hal ini dimungkinkan terjadi karena TK Atraktif akan memberikan banyak peluang dan otonomi para guru untuk mengembangkan berbagai kegiatan, program dan proses pendidikan yang atraktif bagi anak didik.

Tujuan pengembangan TK Atraktif  Persyaratan Umum TK Atraktif

Tujuan pengembangan TK Atraktif yang harus mempunyai persyaratan umum, Hal-hal utama yang perlu diperhatikan dalam membangun suatuTK agar menjadi atraktif terdiri atas tiga pilar utama, yaitu :

1. Penataan lingkungan di dalam dan di luar TK (indoor dan outdoor). untuk penataan lingkungan model TK Atraktif, tidak ada sejengkalpun ruangan yang tidak bisa dijadikan sarana pengembangan anak.
Penataan lingkungan ini dilihat dari dua segi penataan, baik penataan lingkungan di dalam kelas maupun di luar kelas.

a. Penataan lingkungan di dalam kelas Tata ruang dan penataannya dirancang secara atraktif mulai dari lantai kelas, dinding kelas, rak buku, jendela, pintu sampai langitlangit. Semuanya harus merangsang minat anak untuk belajar dengan suasana yang menyenangkan.

b. Penataan lingkungan di luar kelas Penataan di luar kelas juga dirancang aktraktif mulai dari pintu gerbang, jalan menuju kelas, tanaman hias, alat bermain di luar, halaman kelas, tempat sampah sampai ditata dengan baik dengan memperhatikan kebutuhan anak.

2. Kegiatan bermain atau alat permainan edukatif Sesuai dengan prinsip belajar sambil bermain, kegiatan di TK dikemas dan dirancang guru TK dalam suatu kegiatan bermain yang menarik. Dalam proses pembelajaran guru dituntut untuk menunjukkan kemampuannya menarik perhatian dan minat anak mengikuti berbagai kegiatan yang menyenangkan. Misalnya dalam kegiatan fun cooking (memasak dengan gembira), kegiatan story reading (membacakan cerita) oleh anak, sandiwara boneka, story telling antar anak.
Dengan melalui berbagai kegiatan bermain di TK, guru dituntut untuk mampu menciptakan, merancang, mengembangkan berbagai jenis alat edukatif terutama dari bahan-bahan yang terdapat di lingkungan sekitar anak.

3. Interaksi edukatif yang ditunjukkan guru Sebagai seorang pendidik, guru harus memahami apa dan bagaimana
tindakan edukatif yang harus dilakukan sesuai dengan usia perkembangan anak. Tindakan edukatif ini ditunjukkan guru mulai dari sebelum kegiatan awal berlangsung sampai dengan kegiatan mempersiapkan anak untuk pulang. Tindakan edukatif guru dapat dilakukan dengan memberikan teladan bagi perilaku tertentu, memberikan reward dan reinforcement pada anak, menunjukkan kasih sayang dan perhatian yang adil. mempunyai jenis model pendidikan tk atraktif

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*