Tujuan Belajar dan Ciri Ciri Belajar

tujuan belajar

Tujuan Belajar

Tujuan Belajar berlangsung karena adanya tujuan yang akan dicapai
seseorang. Tujuan inilah yang mendorong seseorang untuk melakukan
kegiatan belajar, sebagaimana pendapat yang dikemukakan oleh
Sardiman (2011: 26-28) bahwa tujuan belajar pada umumnya ada tiga
macam, yaitu :
a) Untuk mendapatkan pengetahuan
Hal ini ditandai dengan kemampuan berpikir, karena antara
kemampuan berpikir dan pemilihan pengetahuan tidak
dapat dipisahkan. Kemampuan berpikir tidak dapat
dikembangkan tanpa adanya pengetahuan dan sebaliknya
kemampuan berpikir akan memperkaya pengetahuan.
b) Penanaman konsep dan keterampilan
Penanaman konsep memerlukan keterampilan, baik
keterampilan jasmani maupun keterampilan rohani.
Keterampilan jasmani adalah keterampilan yang dapat
diamati sehingga akan menitikberatkan pada keterampilan
penampilan atau gerak dari seseorang yang sedang belajar
termasuk dalam hal ini adalah masalah teknik atau
pengulangan. Sedangkan keterampilan rohani lebih rumit,
karena lebih abstrak, menyangkut persoalan penghayatan,
keterampilan berpikir serta kreativitas untuk menyelesaikan
dan merumuskan suatu konsep.
c) Pembentukan sikap
Pembentukan sikap mental dan perilaku anak didik tidak
akan terlepas dari soal penanaman nilai-nilai, dengan
dilandasi nilai, anak didik akan dapat menumbuhkan
kesadaran dan kemampuan untuk mempraktikan segala
sesuatu yang sudah dipelajarinya.
Taxonomy Bloom dan Simpson (Nana Syaodih, 2007: 180 –
182) menyusun suatu tujuan belajar yang harus dicapai oleh seseorang
yang belajar, sehingga terjadi perubahan dalam dirinya. Perubahan
terjadi pada tiga ranah, yaitu:
a. Ranah Kognitif, tentang hasil berupa pengetahuan,
kemampuan dan kemahiran intelektual. Terdiri dari: 1)
pengetahuan; 2) pemahaman; 3) penerapan; 4) analisa; 5)
sintesa dan 6) evaluasi.
b. Ranah Afektif, tentang hasil belajar yang berhubungan
dengan perasaan sikap, minat, dan nilai. Terdiri dari : 1)
penerimaan; 2) partisipasi; 3) penilaian; 4) organisasi; dan
5) pembentukan pola hidup.
c. Ranah Psikomotorik, tentang kemampuan fisik seperti
ketrampilan motorik dan syaraf, manipulasi objek, dan
koordinasi syaraf. Terdiri dari: 1) persepsi; 2) kesiapan; 3)
gerakan terbimbing; 4) gerakan yang terbiasa; 5) gerakan
yang komplek; dan 6) kreativitas.
Dari pendapat para ahli tersebut dapat disimpulkan tujuan
pembelajaran adalah perilaku hasil belajar yang diharapkan terjadi,
dimiliki, atau dikuasai oleh siswa setelah mengikuti kegiatan
pembelajaran tertentu. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam
bentuk perilaku kompetensi spesifik, aktual, dan terukur sesuai yang
diharapkan terjadi, dimiliki, atau dikuasai siswa setelah mengikuti
kegiatan pembelajaran tertentu.

Tujuan Belajar dan Ciri-ciri Belajar

Tujuan belajar merupakan perubahan tingkah laku, hal ini
dapat diidentifikasikan melalui ciri-ciri belajar, sebagaimana pendapat
yang dikemukakan oleh Sri Rumini (1995: 60) ada beberapa elemen
penting yang menggambarkan ciri-ciri belajar :

Baca juga :     Informasi Ujian Nasional 2017

Kalangan Pendidik Kudu Ngerti Apa itu Bullying

a) Dalam belajar ada perubahan tingkah laku, baik tingkah
laku yang dapat diamati maupun tingkah laku yang tidak
dapat diamati secara langsung.
b) Dalam belajar, perubahan tingkah laku meliputi tingkah
laku kognitif, afektif, psikomotor dan campuran.
c) Dalam belajar, perubahan tingkah laku yang terjadi karena
mukjizat, hipnosa, hal-hal yang gaib, proses pertumbuhan,
kematangan, penyakit ataupun kerusakan fisik, tidak
dianggap sebagai hasil belajar.
d) Dalam belajar, perubahan tingkah laku menjadi sesuatu
yang relatif menetap. Bila seseorang dengan belajar
menjadi dapat membaca, maka kemampuan membaca
tersebut akan tetap dimilliiki.
e) Belajar merupakan suatu proses usaha, yang artinya belajar
berlangsung dalam kurun waktu cuukup lama. Hasil belajar
yang berupa tingkah laku kadang-kadang dapat diamati,
tetapi proses belajar itu sendiri tidak dapat diamati secara
langsung.
f) Belajar terjadi karena ada interaksi dengan lingkungan.
Slameto (2010: 3) berpendapat ciri-ciri perubahan tingkah laku
sebagai hasil belajar adalah :
1) perubahan secara sadar;
2) perubahan bersifat kontinyu dan fungsional;
3) perubahan bersifat positif dan aktif;
4) perubahan bukan bersikap sementara;
5) perubahan bertujuan dan terarah, serta
6) perubahan mencakup seluruh aspek tingkah laku.
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri belajar
adalah perubahan secara sadar yang meliputi seluruh aspek tingkah
laku ke arah yang lebih baik, belajar sebagai hasil dari latihan dan
pengalaman serta perubahan yang terjadi relatif menetap.

Postingan Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *