Tantangan Guru Pembelajar Dalam Moda Jejaring Abad 21

Tantangan Guru Pembelajar Dalam Moda Jejaring Abad 21
Tantangan Guru Pembelajar Dalam Moda Jejaring Abad 21

Bila Anda saat ini sebagai guru pembelajar, perbedaan apakah yang Anda rasakan tentang motivasi berprestasi, kerja keras, dan semangat belajar jika dibandingkan dengan peserta didik ketika Anda masih di bangku Sekolah Dasar? Adakah perbedaannya?. Pada 15-20 tahun yang lalu, teknologi informasi masih belum semaju dan semudah sekarang. Saat ini peserta didik kita sudah tidak asing dengan televisi, main game, gadget, handphone, dan permainan-permainan berbasis elektronik lainnya. Peralatan-peralatan berbasis teknologi tersebut sudah sangat dekat dengan peserta didik kita sehingga kegiatan bermain menggunakan barang-barang tersebut akan jauh lebih menarik dibandingkan dengan kegiatan membaca, mengerjakan pekerjaan rumah, atau mencari sumber belajar lainnya. Keadaan tersebutlah yang menjadi tantangan bagi guru pembelajar pada masa kini dan masa yang akan datang. Dampak kemajuan teknologi dan gaya hidup harus dapat dikendalikan oleh guru pembelajar di kelas agar pembelajaran menjadi tetap menarik dan bermakna.

Tantangan pengajar pada abad ke-21 dapat diklasifikasikan minimal menjadi tujuh bagian sebagaimana disajikan pada Gambar . Pada abad ke-21 hampir semua bahan ajar sudah tersedia dalam bentuk digital. Anda sudah mengetahui istilah-istilah e-book, e-jurnal, media-digital dan sebagainya.

Hal itu menandakan bahwa sumber belajar yang digunakan di sekolah sudah dapat diakses atau didapatkan oleh peserta didik melalui internet. Komputer jinjing yang dimiliki peserta didik telah dapat diisi dengan sumber belajar sehingga mereka tidak perlu lagi membawa tas besar dengan banyak buku ke sekolah.

Akses internet di sekolah atau di tempat-tempat tertentu semakin mudah dan semakin murah. Walau kita juga menyadari bahwa sekolahsekolah kita di daerah tertentu masih mengalami kesulitan memperoleh listrik dan juga internet. Namun sebagian besar telah dapat menjangkaunya.

Dalam kondisi lain, Anda sebagai pengajar belum disiapkan dengan baik sebagai guru pembelajar berbasis teknologi. Kegiatan pembelajaran yang Anda alami masih lebih banyak menerima informasi dibandingkan dengan membangun konsep melalui kegiatan berpikir. Apakah yang harus Anda lakukan?

Tantangan Pengajar pada abad ke-21 (diadaptasi dari Arend (2012).
Gambar Tantangan Pembelajar pada abad ke-21 (diadaptasi dari Arend (2012).

Bila pada saat ini dimana hampir semua peserta didik telah memiliki sumber belajar Anda masih membelajarkan mereka dengan memberikan informasi maka hal itu akan menjadi kegiatan yang tidak menarik bagi peserta didik. Mereka akan mengatakan “lebih baik dibaca di rumah” sehingga mereka dapat melakukan kegiatan lain seperti main game ketika Anda menjelaskan materi yang sudah ada pada buku ajar yang dimiliki peserta didik. Oleh sebab itu, cara yang paling efektif melibatkan peserta didik belajar adalah dengan mengembangkan pembelajaran aktif yaitu pembelajaran yang melibatkan peserta didik belajar. Sebagaimana telah Anda pelajari pada Kegiatan Belajar 1, Anda harus dapat menerapkan pembelajaran berpusat pada peserta didik untuk mengembangkan pembelajaran aktif. Pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang dapat melibatkan semua siswa dalam aktivitas pembelajaran. Keterlibatan tersebut meliputi kegiatan yang terkait dengan kognitif, afektif, dan psikomotor.

Baca Juga : Pengelolaan Pembelajaran PAUD Sesuai Kurikulum PAUD

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*