Sistem dan Teknologi Informasi Terpadu Untuk Pendidikan

teknologi informasi pendidikan terpadu
teknologi informasi pendidikan terpadu

Kemajuan di bidang teknologi dan informasi memberikan banyak kemudahan, namun juga menimbulkan banyak tuntutan dari para pemangku kepentingan, misalnya transparansi informasi, ketersediaan informasi, serta layanan teknologi informasi pendidikan yang lengkap dan gampang diakses.

Di bidang pemerintahan, sistem informasi terpadu dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik, menyajikan data yang dimiliki pemerintah, memantau efektivitas regulasi/kebijakan, merencanakan pembangunan daerah secara terpadu, serta membantu penerapan good governance.

Dalam rangka mendukung tercapainya pemerataan dan perluasan akses pendidikan dan kebudayaan, peningkatan mutu, relevansi dan daya saing pendidikan dan kebudayaan, serta penguatan tata kelola, akuntabilitas, dan citra publik, diperlukan sistem dan teknologi informasi secara terpadu yang mampu meningkatkan pelayanan dan mampu mendukung penyediaan informasi dan pelaporan bagi penentu kebijakan pendidikan dan kebudayaan, pemangku kepentingan serta penyelenggaraan pembelajaran secara tepat, transparan, akuntabel, dan efisien.
Gambar diatas menunjukkan arsitektur Sistem dan Teknologi Informasi Terpadu Kemendikbud sesuai dengan Permendiknas Nomor 38 Tahun 2008.

Untuk mengimplementasikan pengembangan Sistem dan Teknologi Informasi Pendidikan Terpadu di lingkungan Kemendikbud perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut:
(i) strategi pengembangan sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus selaras dengan visi dan misi Kemendikbud; (ii) sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus mampu mendukung manajemen Kemendikbud dalam mengambil keputusan secara cepat, efisien dan efektif termasuk mengatur wewenang pendistribusian informasi; (iii) sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus fleksibel untuk mengantisipasi berbagai perubahan termasuk dilakukannya reformasi birokrasi dan organisasi; (iv) sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus menjamin keamanan dan kesahihan data serta menjamin efisiensi pengelolaan pangkalan data sehingga tidak terjadi data redundancy; (v) sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus mampu menjadi sarana untuk mendukung pemberian layanan pendidikan dan kebudayaan termasuk e-pembelajaran, e-knowledge sharing dan e-sumber belajar; (vi) sistem dan teknologi informasi Kemendikbud harus mendukung tercapainya sistem tata kelola Kemendikbud termasuk sistem pengawasan dan evaluasi, pelaporan yang andal, efektif dan efisien; dan (vii) guna menjamin keterpaduan perlu dilakukan terlebih dahulu pembuatan master plan sistem dan teknologi informasi terpadu Kemendikbud yang selaras dengan Rencana Strategis Kemendikbud.

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*