Silabus SMA Kurikulum 2013 revisi 2016 Ekonomi

silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi
silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi
Share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this pageEmail this to someone

Silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi untuk sma/ma/smk, Silabus merupakan rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran ekonomi  untuk SMA kelas X, XI, XII yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/ bahan/alat belajar.

Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Ekonomi Ilmu Pengetahuan Sosial  di Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah

Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) menjadi salah satu mata pelajaran di pendidikan dasar (SD/MI dan SMP/MTs), sedangkan di pendidikan menengah (SMA/MA) IPS sebagai kelompok peminatan bersama-sama dengan peminatan MIPA; Bahasa dan Budaya. IPS di pendidikan dasar khususnya SD, bersifat terpadu-integreted karena itu pembelajarannya tematik. Pada kelas rendah (I,II dan III) IPS dipadukan dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, dan Matematika; pada SD/MI kelas tinggi (Kelas IV, V, dan VI) menjadi mata pelajaran yang berdiri sendiri.  Pada jenjang SMP/MTs, pembelajarannya bersifat terpadu-korelatif, secara materi konsep-konsep ilmu sosial dalam IPS belum terikat pada tema. Pada pendidikan menengah yaitu SMA/MA  IPS menjadi kelompok peminatan, yang di dalamnya terdiri atas mata pelajaran yang berdiri sendiri (monodisipliner) yaitu Geografi, Sosiologi, Ekonomi, dan Sejarah.Kajian Antropologi merupakan bagian dari rumpun atau kelompok ilmu-ilmu sosial, akan tetapi kebijakan dalam penyelenggaraan peminatan di SMA/MA, mata pelajaranAntropologi masuk dalampeminatan Bahasa dan Budaya. Dengan demikian, pemetaan kompetensi Antropologi menjadi bagian dari kelompok IPS. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Berkaitan dengan penjelasan di atas, kompetensi siswa yang diharapkan setelah mengikuti pembelajaran IPS di pendidikan dasar dan kelompok peminatan IPS di pendidikan menengah adalah sebagai berikut.

  • Mengenal dan memahami konsep-konsep yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat dan lingkungannya;
  • Mengaplikasikan teori, pendekatan dan metode ilmu-ilmu sosial dan humaniora, dalam penelitian sederhana dan mengomunikasikan secara lisan dan/atau tulisan sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah dengan memanfaatkan teknologi informasi;
  • Berpikir logis dan kritis, rasa ingin tahu, inkuiri, kreatif, inovatif, kolaboratif dan terampil menyelesaikan masalah dalam kehidupan masyarakat;
  • Memahami dampak dari perkembangan ilmu pengetahuan terhadap perkem­bangan teknologi dan kehidupan manusia baik di masa lalu maupun potensi dampaknya di masa depan bagi dirinya, orang lain, dan lingkungannya;
  • Memiliki komitmen dan kesadaran  terhadap  nilai-nilai  sosial  dan kemanusiaan serta bangga menjadi warga negara Indonesia;
  • Berkomunikasi, bekerja sama, dan berdaya saing dalam masyarakat yang majemuk, di tingkat lokal, nasional, global.

 

Kompetensi yang Diharapkan Setelah Siswa Mempelajari Mata Pelajaran Ekonomi di Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah

Kompetensi Mata Pelajaran Ekonomi SMA/MA mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang harus dimiliki dan dikuasai siswamerupakan pengembangan yang tidak terpisahkan dari kompetensi IPS SD/MI dan SMP/MTs. Pengembangan kompetensi Mata Pelajaran Ekonomi memperhatikan prinsip relevansi dan keberlanjutan (kontinuitas) dari kompetensi yang telah diberikan sebelumnya.

Berikut adalah kompetensiyang diharapkan setelah siswa mempelajari mata pelajaran Ekonomi SMA/MA.

Kompetensi mata pelajaran Ekonomi sebagaimana pada gambar di atas, dicapai secara bertahap dalam tingkat perkembangannya mulai dari kelas X sampai dengan kelas XII. Oleh karena itu, kompetensi yang diharapkan setelah siswa mempelajari mata pelajaran Ekonomi di SMA/MA kelas X – XII adalah agar siswa mampu menjadi warga negara yang memiliki kesadaran, pemahaman,dan kemampuan mengelola sumber daya alam serta menciptakan peluang untuk memenuhi kebutuhan yang bervariasi dengan sumber daya yang terbatas melalui kegiatan produksi, konsumsi, dan distribusi dalam konteks kecintaan pada bangsa dan tanah airdengan memanfaatkan teknologi secara bijak, percaya diri, dan berkarakter.

Kerangka Pengembangan Kurikulum Mata Pelajaran Ekonomi Sekolah Menengah Atas/Madarasah Aliyah

Mata Pelajaran Ekonomi diberikan pada jenjang SMA/MA kelas X, XI, dan XII untuk peminatan IPS dan menjadi pilihan kelompok mata pelajaran lintas minat bagi peminatan lain (peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa dan Budaya serta Keagamaan). Kerangka pengembangan kurikulum mata pelajaran ekonomi yang diformulasikandalam Kompetensi Dasar mengacu kepada Kompetensi Inti. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karkateristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi siswa. Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter siswa lebih lanjut. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Penyempurnaankurikulum mata pelajaran ekonomi dilakukan atas dasar masukan dari publik (masyarakat sipil, asosiasi profesi, akademisi,kalangan persekolahan) terhadap ide, dokumen, dan implementasi kurikulum yang diperoleh melalui monitoring dan evaluasi serta dari berbagai media. Penyempurnaan mencakup penataan kompetensi dasar (KD) dan materi pembelajaran dengan memperhatikan urutan (sequence), kedalaman dan keluasan materi disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad 21, rumusan kata kerja operasional (KKO) yang sesuai dengan tuntutan kompetensi inti, linieritas dan koherensi struktur kompetensi dengan tetap memperhatikan ruang lingkup materi, dan kontekstualisasi peraturan perundangan, serta penyederhaan format silabus agar mudah dipahami. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Ruang lingkup materidan Tabel peta materi mata pelajaranekonomi dalam rangka mencapai Kompetensi Inti pada jenjang SMA/MA adalah sebagai berikut.

  1. Ilmu Ekonomi Mikro
  2. Ilmu Ekonomi Makro
  3. Badan Usaha (BUMN/BUMD/BUMS/Koperasi)
  4. Manajemen
  5. Akuntansi

 

Tabel

Peta Materi Mata Pelajaran Ekonomi SMA/MA

 

Kelas X Kelas XI Kelas XII
·      Konsep dasar ilmu ekonomi

·      Masalah ekonomi dalam sistem ekonomi

·      Peran pelaku ekonomi dalam kegiatan ekonomi

·      Keseimbangan pasar dan struktur pasar

·      Bank sentral, sistem pembayaran dan alat pembayaran

·      Lembaga jasa keuangan dalam perekonomian Indonesia

·      Konsep manajemen

·      Konsep badan usaha dalam perekonomian Indonesia

·      Perkoperasian dalam perekonomian Indonesia

 

·         Konsep dan metode penghitungan pendapatan nasional

·         Konsep pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi serta permasalahan dan cara mengatasinya

·         Permasalahan ketenagakerjaan dalam pembangunan ekonomi

·         Indeks harga dan inflasi

·         Kebijakan moneter dan kebijakan fiskal

·         Apbn dan apbd dalam pembangunan ekonomi

·         Perpajakan dalam pembangunan ekonomi

·         Konsep dan kebijakan perdagangan internasional

·         Kerja sama ekonomi internasional

 

·         Akuntansi sebagai sistem informasi

·         Konsep persamaan dasar akuntansi

·         Tahapan siklus akuntansi pada perusahaan jasa (pencatatan, pengikhtisaran, pelaporan, dan penutupan)

·         Tahapan siklus akuntansi pada perusahaan dagang (pencatatan, pengikhtisaran, pelaporan, dan penutupan)

 

 

Pembelajaran dan Penilaian

  1. Pembelajaran

Tuntutan pembelajaran saintifikdisamping pencapaian kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan jugamenekankan pada kompetensi spiritual dan sosial siswa. Dengan cara ini maka siswa tidak hanya diberikan pengetahuan, melainkan juga keterampilan serta pembentukan sikap dan perilaku; siswa tidak hanya tahu apa dan siapa akan tetapi juga tahu mengapa dan bagaimana sehingga menjadi perilaku pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya sikap dan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, santun, dan nilai-nilai lainnya.

Perubahan paradigma belajar menuntut adanya kreativitas dan inovasi untuk menyesuaikan dengan tuntutan kompetensi abad 21, yang mencakup kemampuan: komunikasi, etika kerja, kemampuan prosedur, kerja sama, dan menerapkan pengetahuan dalam pekerjaan. Oleh karena itu, proses pembelajaran harus mendorongsiswa untuk memiliki berbagaikecakapan yaitu: berkomunikasi lisan dan tulisan; etika dan etos kerja yang baik; bekerja sama/bersanding dengan siapa saja; prosedural (memahami dan membuat); dan mampu menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan nyata. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Pembelajaran mata pelajaran ekonomi menggunakan pendekatan saintifik. Pendekatan saintifik dapat menggunakan berbagai strategi dan model pembelajaran seperti: discovery learning, inquiry learning, project based learning, dan problem based learning.Namun demikian, pendidik dapat menggunakan pendekatan, metode, dan model pembelajaran lain sesuai dengan karakteristik siswa, isu perkembangan perekonomian, dan ekosistem pendidikan. Misalnya terjadinya kenaikan harga  kebutuhan pokok, fluktuasi nilai tukar mata uang, perdagangan bebas, masalah lapangan kerja, dan sebagainya. Dalam menyelesaikan masalah-masalah tersebut guru dapat menggunakan pendekatan kontekstual (contextual teaching and learning), pembelajaran kooperatif (cooperative learning),pemecahan masalah (problem solving), danmodel lainnya sesuai dengan permasalahan yang dipelajari. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Perubahan paradigma pembelajaran di kelas yang menjadi tuntutan  pendidik pada implementasi Kurikulum 2013 yaitu:

  1. Pembelajaran diarahkan untuk mendorong siswa mencari tahu dan bukan diberitahu dari berbagai sumber belajar yang tersedia di mana saja dan kapan saja melalui mengamati,
  2. Pembelajaran diarahkan untuk mampu merumuskan masalah dengan melatih kemampuan bertanya, bukan hanya menyelesaikan masalah dengan menjawab melalui bantuan teknologi yang dapat menyajikan dan memproses data dengan cepat dan tepat,
  3. Pembelajaran diarahkan untuk memotivasi siswa dan melatih berpikir analitis (mengambil keputusan) bukan berpikir mekanis (rutin),
  4. Pembelajaran menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi dalam menyelesaikan masalah, sehingga dapat mengomunikasikan informasi yang dihasilkan, baik cara perolehannya maupun kegunaan informasi tersebut, dan
  5. Pendidik diharapkan mampu merancang penilaian autentik yang mengarah pada berpikir tingkat tinggi.

 

  1. Penilaian

Penilaian hasil belajar oleh pendidik adalah proses pengumpulan informasi/data tentang capaian pembelajaran siswa dalam aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek keterampilan yang dilakukan secara terencana dan sistematis yang dilakukan untuk memantau proses, kemajuan belajar, dan perbaikan hasil belajar melalui penugasan dan evaluasi hasil belajar.

 

Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilaksanakan untuk memenuhi fungsi formatif dan sumatif dalam penilaian. Penilaian hasil belajar oleh pendidik memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat penguasaan kompetensi, menetapkan ketuntasan penguasaan kompetensi, menetapkan program perbaikan atau pengayaan berdasarkan tingkat penguasaan kompetensi, dan memperbaiki proses pembelajaran.

 

Penilaian kompetensi sikap dilakukan melalui pengamatan sebagai sumber informasi utama, sedangkan penilaian melalui penilaian diri dan penilaian antarteman digunakan sebagai informasi pendukung.  Hasil penilaian sikap oleh pendidik disampaikan dalam bentuk predikat atau deskripsi. Hasil penilaian sikap digunakan sebagai pertimbangan pengembangan karakter siswa lebih lanjut. Sedangkan penilaian pengetahuan dilakukan melalui tes tertulis, tes lisan, dan penugasan sesuai dengan kompetensi yang dinilai. Penilaian keterampilan dilakukan melalui unjuk kerja/praktik, produk, proyek, portofolio dan/atau teknik lain sesuai dengan kompetensi yang dinilai sesuai dengan karakteristik mata pelajaran Ekonomi. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

Kontekstualisasi Pembelajaran Sesuai dengan Kondisi Lingkungan dan Siswa

Kegiatan pembelajaran pada silabus ini dapat disesuaikan dan diperkaya dengan konteks daerah atau sekolah, serta konteks global untuk mencapai kualitas optimal hasil belajar pada siswa terhadap Kompetensi Dasar. Agar pembelajaran lebih kontekstual, maka guru diharapkan menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar. Misalnya pasar tradisional, koperasi, industri kreatif, sumber daya kelautan, pesisir,hutan, dan sebagainya. Selain itu, guru juga diharapkan dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), buku teks pelajaran, lembar kerja siswa (LKS), dan referensi lain yang relevan sebagai sumber belajar, serta dapat diperkaya dengan konteks lokal sesuai dengan kondisi lingkungan sekitar. Lembar kerja siswa sedapat mungkin disusun oleh guru dengan memberi peluang untuk berkembangnya kreativitas siswa yang terlibat dalam merancang prosedur kegiatan.  Lembar kerja siswa merupakan panduan bagi siswa untuk melakukan sesuatu yang menghasilkan kemampuan berpikir. silabus sma kurikulum 2013 revisi 2016 ekonomi

 

 

 

 

 

Postingan Terkait :

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*