Rencana Penilaian – RPPH Paud

perencanaan penilaian - alat dan bahan
perencanaan penilaian - alat dan bahan

Rencana Penilaian

1.Indikator Penilaian:

rencana  penilaian
rencana penilaian

2.Teknik penilaian yang akan digunakan:
– Catatan hasil karya
– Catatan anekdotal, dan
– Skala capaian perkembangan (rating scale)

Contoh rencana penilaian

Model AREA/SUDUT
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) Taman Kanak-Kanak
Kenanga
Semester/Bulan/Minggu ke : 1/Juli/2
Tema / Subtema: Diriku/Tubuhku
Kelompok / Usia: B/5 – 6 Tahun
Hari / Tanggal: Senin /14 Juli 2015

rencana penilaian Materi Kegiatan:

  1. Doa sebelum dan sesudah belajar,
  2. Nama anggota tubuh, fungsi anggota tubuh, cara merawat,
  3. Pengelompokan berdasarkan warna (merah, biru, kuning),
  4. (Catatan: materi pengelompokkan berdasarkan bentuk dan jumlah bilangan disampaikan hari berikutinya)
  5. Lagu “Aku Ciptaan Tuhan” Materi yang masuk dalam pembiasaan:
  • Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan
  • Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan
  • Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP pembukaan
  • Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan sesudah makan.

Alat dan Bahan

perencanaan penilaian - alat dan bahan
perencanaan penilaian – alat dan bahan
  1. lidi/irisan bambu/stik es krim, kertas, lem, kertas warna-warni untuk membuat bingkai foto diri.
  2. kertas polos, krayon dan spidol warna merah, biru, kuning untuk kegiatan menjiplak telapak tangan dengan
    krayon atau spidol.
  3. tali rafi a, nama setiap anak, steples untuk kegiatan mengukur tinggi badan dengan tali rafia
  4. alat kedokteran, setting pemeriksaan gigi, obat-obatan, kertas – pensil resep untuk bermain drama pergi ke dokter.
perencanaan penilaian - alat dan bahan
perencanaan penilaian – alat dan bahan

Pembukaan
1. Bernyanyi lagu “Aku Ciptaan Tuhan”.
2. Doa sebelum belajar.
3. Mengenalkan aturan bermain.
4. Berdiskusi bagian-bagian tubuh, fungsi, dan cara merawat tubuh
Diskusi yang harus dilakukan sebagai rasa terimakasih terhadap Tuhan
atas tubuhnya.
5. Berdiskusi tentang pengelompokan warna (merah, biru, kuning).
Inti
1. Guru mengajak anak mengamati alat dan bahan yang disediakan.
2. Guru menanyakan konsep warna dan bentuk yang ada di alat dan
bahan.
3. Guru menanyakan kepada anak dimana mereka pernah menemukan
konsep tersebut.
4. Guru mempersilakan anak mengelompokkan alat dan bahan sesuai
dengan konsep yang dipahami anak.
5. Anak melakukan kegiatan sesuai dengan yang diminati dan gagasannya:
a. Area Seni: Membuat bingkai foto diri.
b. Area Keaksaraan: Mengukur tinggi badan dengan tali rafi a
c. Area Main Drama: “Pergi ke dokter gigi”.
d. Area Bahan Alam: Menjiplak telapak tangan dengan krayon atau
spidol.
6. Anak menceritakan kegiatan main yang dilakukannya.
7. Guru menanyakan konsep yang ditemukan anak di kegiatan mainnya.

Penutup
1. Menanyakan perasaan anak selama hari ini
2. Berdiskusi kegiatan apa saja yang sudah dimainkan hari ini, mainan apa
yang paling disukai, dll.
3. Pemberian tugas kepada anak untuk dilakukan di rumah yakni
menanyakan kepada orang tuanya tentang tempat lahir, tanggal lahir,
siapa yang menolong kelahiran, dst.
4. Bercerita pendek yang berisi pesan-pesan
5. Menginformasikan kegiatan untuk esok hari
6. Berdoa setelah belajar

Rencana Pembelajaran
1. Indikator Penilaian:

2. Teknik penilaian yang akan digunakan:
a. Catatan hasil karya
b. Catatan Anekdot
c. Skala capaian perkembangan (rating scale)

Contoh

Model KELOMPOK DENGAN KEGIATAN PENGAMAN
Contoh Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH)
Taman Kanak-Kanak Kenanga
Semester / bulan/Minggu ke: 1/Juli/2
Hari / Tanggal: Senin /14 Juli 2015
Kelompok / Usia: B/5 – 6 Tahun
Tema / Subtema: Diriku/Tubuhku

Materi Kegiatan:
1. Doa sebelum dan sesudah belajar,
2. Nama anggota tubuh, fungsi anggota tubuh, cara merawat,
3. Pengelompokan warna (merah, biru, kuning), (Catatan: materi
pengelompokan berdasarkan bentuk dan jumlah bilangan disampaikan
pada hari berikutnya),
4. Lagu “Aku Ciptaan Tuhan”

Materi yang masuk dalam SOP untuk pembiasaan:
1. Bersyukur sebagai ciptaan Tuhan
2. Mengucapkan salam masuk dalam SOP penyambutan dan penjemputan
3. Doa sebelum belajar dan mengenal aturan masuk ke dalam SOP
pembukaan
4. Mencuci tangan dan menggosok gigi masuk dalam SOP sebelum dan
sesudah makan.

Alat dan Bahan

  1. lidi/irisan bambu/stik es krim, kertas, lem, kertas warna-warni untuk membuat bingkai foto
    diri.
  2. kertas polos, krayon dan spidol warna merah, biru, kuning untuk kegiatan menjiplak telapak tangan dengan
    krayon atau spidol.
  3. tali rafi a, nama setiap anak, steples untuk kegiatan mengukur tinggi badan dengan tali rafi a.
  4. alat kedokteran, setting pemeriksaan gigi, obatobatan, kertas – pensil resep untuk bermain
    drama pergi ke dokter.

Pembukaan
1. Bernyanyi “Aku Ciptaan Tuhan
2. Doa sebelum belajar
3. Mengenalkan aturan bermain
4. Berdiskusi bagian-bagian tubuh, fungsi, dan cara merawat tubuhnya.
Diskusi yang harus dilakukan sebagai rasa terima kasih terhadap Tuhan atas
tubuhnya.
5. Berdiskusi tentang pengelompokan warna (merah, biru, kuning).

Inti
1. Guru mengajak anak mengamati alat dan bahan yang disediakan
2. Guru menanyakan konsep warna dan bentuk yang ada di alat dan bahan
3. Guru menanyakan kepada anak dimana mereka pernah menemukan konsep
tersebut
4. Guru mempersilakan anak mengelompokkan alat dan bahan sesuai dengan
konsep yang dipahami anak.
5. Anak melakukan kegiatan sesuai dengan yang diminati dan gagasannya:
a. Kelompok 1: Membuat bingkai foto diri warna merah, biru, kuning.
b. Kelompok 2: Menjiplak telapak tangan dengan krayon atau spidol.
c. Kelompok 3: Mengukur tinggi badan dengan tali rafi a. Kegiatan Pengaman: Menyusun huruf anggota tubuh berdasarkan contoh dari kartu kata bergambar
6. Anak menceritakan kegiatan main yang dilakukannya
7. Guru menanyakan konsep yang ditemukan anak di kegiatan mainnya.

Penutup
1. Menanyakan perasaan selama hari ini
2. Berdiskusi kegiatan apa saja yang sudah dimainkan hari ini, mainan apa
yang paling disukai, dll.
3. Pemberian tugas kepada anak untuk dilakukan di rumah, yakni
menanyakan kepada orang tuanya tentang tempat lahir, tanggal lahir,
siapa yang menolong kelahiran, dst.
4. Bercerita pendek yang berisi pesan-pesan
5. Menginformasikan kegiatan untuk esok hari
6. Berdoa setelah belajar

Postingan Terkait :

2 Komentar

    • Standar Operasional Prosedur (SOP) adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja instasi pemerintah berdasarkan indikator indikator teknis, administrasif dan prosedural sesuai dengan tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan.

      Tujuan Standar Operasional Prosedur (SOP)
      Tujuan SOP adalah menciptakan komitment mengenai apa yang dikerjakan oleh satuan unit kerja instansi pemerintahan untuk mewujudkan good governance

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*