Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan

Apa dan Bagaimana Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM)

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) berisi:

  • Identitas Program
  • LayananKD yang dipilih
  • Materi Pembelajaran
  • Rencana Kegiatan

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM) disusun untuk pembelajaran selama satu minggu. RPPM dijabarkan dari Program Semester. RPPM berisi: (1) identitas program layanan, (2) KD yang dipilih, (3) materi pembelajaran, dan (4) rencana kegiatan.

Identitas Program Layanan memuat

  1. Nama Satuan PAUD adalah nama satuan PAUD yang menyusun RPPM
  2. Semester /bulan/minggu yang keberapa
  3. Tema/Subtema/Sub-subtema diambil dari tema/subtema/sub-subtema yang disusun di program semester.
  4. Kelompok usia anak diisi dengan kelompok sasaran program

contoh :

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM)

TAMAN KANAK-KANAK KENCANA

Semester/Bulan/Minggu : I/Juli/Minggu ke 4

Tema : Diriku

Subtema: Tubuhku

Sub-subtema: –

Kelompok : B (usia 5-6 Tahun)

 

 

Pada akhir satu atau beberapa tema dapat dilaksanakan kegiatan puncak tema. Puncak tema merupakan kegiatan penyimpul bagi anakanak terkait dengan semua konsep, aktivitas yang dilakukan sepanjang tema berlangsung. Puncak tema dapat berupa kegiatan, antara lain, pameran hasil karya, kunjungan wisata, kegiatan bersama orangtua,

panen bersama, pertunjukan sosiodrama, serta bazar makanan dan minuman hasil masakan anak dan orangtua. Sebagai contoh ketika mengambil tema “sepeda”, puncak tema dapat berupa kegiatan bersepeda gembira bersama keluarga. Ketika mengambil tema “kupukupu”, kegiatan puncak temanya menanam tanaman bunga di sekitar halaman sekolah, atau melepas kupu-kupu hasil pembiakan anak.

Kompetensi Dasar

  1. KD yang ditetapkan dalam RPPM sesuai dengan KD yang sudah ditetapkan pada Program Semester atau jika dipandang penting dapat diubah sesuai dengan kondisi.
  2. Komposisi KD yang diambil mewakili seluruh program pengembangan (nilai agama dan moral, fi sik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni)
  3. KD untuk subtema atau sub-subtema dapat diambil seluruhnya atau hanya sebagian dari KD yang ada di tema.
  4. KD yang sudah dipilih dapat diulang kembali untuk digunakan di tema lainnya.
  5. Penulisan KD dapat dituliskan dengan urutan angka atau dituliskan secara utuh.
  6. Penempatan KD dapat masuk ke dalam kolom atau ditulis di atas setelah identitas program.

Contoh
KD untuk tema “Diriku” di program semester terdiri atas:
– 1.1, 1.2, 3.1-4.1 (NAM),
– 2.1, 3.3-4.3, 3.4-4.4 (motorik)
– 2.5, 2.6, 2.7, 2.8, 3.13-4.13 (sosem),
– 2.2, 3.6-4.6, 3.7-4.7, 3.8-4.8 (kognitif),
– 2.14, 3,10-4.10, 3.11-4.11, 3.12-4.12 (bahasa),
– 3.15- 4.15 (seni)
KD yang terpilih untuk RPPM dengan Subtema “tubuhku” terdiri atas:
– 1.1, 3.1-4.1 (NAM)
– 2.1, 3.4-4.4 (motorik)
– 2.5, 2.6 (sosem)
– 3.6-4.6 (kognitif)
– 2.14, 3.10-4.10 (bahasa)
– 3.15-4.15 (seni)
Subtema berikutnya dapat menggunakan KD sisanya atau mengulang KD yang sama

Materi Pembelajaran

  1. Materi pembelajaran diambil dari materi pembelajaran yang sudah dijabarkan di KTSP (lihat contoh)
  2. Banyaknya materi pembelajaran yang diambil disesuaikan dengan kemampuan belajar anak.
  3. Materi pengembangan sikap dimasukkan ke dalam SOP dan menjadi pembiasaan yang diterapkan sehari-hari sepanjang tahun.
  4. Materi pengembangan sikap yang telah dimasukkan ke dalam SOP terus diterapkan walaupun tidak lagi dicantumkan dalam RPPM.
  5. Materi pembelajaran dikaitkan dengan tema/ subtema/ sub-subtema.
  6. Materi pelajaran untuk satu tema/subtema/ sub-subtema akan diulang-ulang sesuai dengan alokasi waktu RPPM untuk penguatan kemampuan anak.

Contoh
Contoh Materi Pembelajaran di KTSP:
KD 1.1 Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-Nya
Contoh Materi pembelajaran untuk KD 1.1 adalah:  Mengetahui sifat Tuhan sebagai pencipta, mengenal ciptaan-ciptaan Tuhan, membiasakan mengucapkan kalimat pujian terhadap ciptaan Tuhan.

Rencana Kegiatan

  1. Rencana kegiatan berisi beberapa rencana kegiatan yang dapat diikuti anak.
  2. Rencana kegiatan harus menarik dan membolehkan anak-anak untuk memilih dari banyak kegiatan yang disiapkan guru.
  3. Rencana kegiatan untuk 1 minggu harus bervariasi agar anak tidak bosan.
  4. Jumlah kegiatan yang disediakan setiap harinya minimal 4 kegiatan berbeda untuk tetap menjaga minat belajar anak dan agar anak memiliki pengalaman belajar yang beragam.
  5. Rencana kegiatan harus dapat mencerminkan pendekatan saintifi k.
  6. Rencana kegiatan memperhatikan model pembelajaran (area, sentra, sudut, kelompok dengan kegiatan pengaman) yang digunakan di setiap satuan PAUD.
  7. Rencana kegiatan untuk satu minggu memberi pengalaman nyata anak dengan bermain balok, drama, alam, dll.
  8. Materi pembelajaran diulang setiap harinya selama alokasi waktu yang ditetapkan di RPPM tetapi dengan kegiatan yang berbeda. Tujuannya agar anak dapat mencapai hasil belajar yang optimal dengan pengalaman belajar yang menarik sehingga tidak membosankan.
  9. Rencana kegiatan disesuaikan dengan tema.
  10. Untuk menunjukkan kebermaknaan pelaksanaan pembelajaran tematik, setiap akhir tema dikuatkan dengan kegiatan puncak tema.
  11. Puncak tema dapat berupa kegiatan antara lain membuat kue/makanan, makan bersama, pameran hasil karya, pertunjukan, panen tanaman, dan kunjungan.
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan

 

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *