Psikologi Pendidikan Pengertian Menurut Pakar Pendidikan

psikologi pendidikan

Psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang proses yang dijalani oleh manusia dalam upaya mendapatkan ilmu pengetahuan. Fokus kajiannya adalah perkembangan manusia secara psikologis dengan kaitannya dengan pendidikan. Untuk lebih jelasnya berikut ruang lingkup kajian psikologi pendidikan. Psikologi menempatkan manusia sebagai obyek kajiannya dimana manusai adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Psikologi adalah sebuah bidang ilmu pengetahuan dan ilmu terapan yang mempelajari mengenai perilaku dan fungsi mental manusia secara ilmiah. Para praktisi dalam bidang psikologi disebut para psikolog. Para psikolog berusaha mempelajari peran fungsi mental dalam perilaku individu maupun kelompok, selain juga mempelajari tentang proses fisiologis dan neurobiologis yang mendasari perilaku (wikipedia.org) Berikut pendapat para ahli tentang psikologi :

1) Muhibbin Syah (1995) memberikan pengertian psikologi sebagai ilmu yang mengenai kehidupan mental (the science of life), ilmu mengenai pikiran (the science of mind) dan ilmu mengenai tingkah laku (the science of behavior).

2) Dakkir (1993), psikologi membahas tingkah laku manusia dalam hubungannya dengan lingkungannya.

3) Pendapat Gleitman (1986) dalam Romlah (2010) adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami perilaku manusia, alasan dan cara mereka melakukan sesuatu, juga memahami bagaimana makhluk tersebut dapat berfikir dan berperasaan secara sesungguhnya.

Berdasarkan beberapa pendapat di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa psikologi membahas tingkah laku dan bagaimana manusia berperilaku dalam hubungannya dengan lingkungannya. Dalam Romlah (2010) obyek dari psikologi adalah :

1) Tingkah Laku merupakan segala sesuatu yang diperbuat seseorang, baik bersifat terbuka maupun tertutup. Tingkah laku yang bersifat terbuka tentunya dapat diamati, dihayati dan dinilai pelakunya dan orang lain yang memperhatikannya, seperti tertawa, melompat, berbicara. Tingkah laku yang besifat tertutup atau tidak nyata atau implisit merupakan proses yang tidak dapat diamati, dinilai dan dihayati oleh orang lain, seperti berfikir, mengingat, berfantasi, merasakan, menghendaki.

2) Organisme adalah tingkah laku yang dipelajari oleh psikologi, yang pada hakekatnya tidak tentang manusia saja, namun juga tentang tingkah laku hewan.

3) Lingkungan yang terkait dengan segala faktor yang ada di luar individu yang mempunyai hubungan bermakna bagi tingkah laku (environment), seperti : lingkungan orang/manusia, pendidikan, sosial, industry, barang dan jasa.

UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, menjelaskan bahwa pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian,kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara. Berdasarkan pendapat tentang psikologi dan pendidikan, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari dan meneliti sikap dan perilaku peserta didik dalam proses belajar mengajar sikap dan perilaku tersebut sebagai ekspresi dari keadaan jiwa mereka. Hal ini sejalan dengan pendapat Crow dan Crow (1984) bahwa psikologi pendidikan sebagai ilmu terapan berusaha untuk menerangkan masalah belajar menurut prinsip-prinsip dan fakta-fakta mengenai tingkah laku manusia yang telah ditentukan secara ilmiah.

Agar pemahaman tentang psikologi pendidikan lebih fokus, maka secara garis besar banyak ahli membatasi objek kajian psikologi pendidikan menjadi tiga macam:

1. Mengenai “belajar”, yang meliputi teori-teori, prinsip-prinsip, dan ciri-ciri khas perilaku belajar peserta didik, dan sebagainya;

2. Mengenai “proses belajar”, yakni tahapan perbuatan dan peristiwa yang terjadi dalam kegiatan belajar peserta didik;

3. Mengenai “situasi belajar”, yakni suasana dan keadaan lingkungan, baik bersifat fisik maupun nonfisik yang berhubungan dengan kegiatan belajar

 
 

Pengertian Psikologi Pendidikan Menurut Pakar Pendidikan

Psikologi pendidikan menurut pakar adalah subdisiplin psikologi, dan bukan psikologi itu sendiri. Artur S. Reber seorang guru besar psikologi pada Brooklyn College, University of New York City, University of British Columbia Canada, dan juga pada University of Insbruck Austria, dalam pandangannya, psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu pendidikan yang berkaitan denagan teori dan masalah kependidikan.
Secara sederhana dan praktis, Barlow dalam Muhibbin Syah mendefinisikan psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas sebagai seorang guru dalam proses pembelajaran secara lebih efektif.
 
Sultan Muhammad dalam Sudarwan Danim mendefinisikan psikologi pendidikan adalah aplikasi dari temuan psikologis di bidang pendidikan. Dengan demikian psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang perkembangan individu dalam lingkungan pendidikan. Psikologi pendidikan merupakan disiplin ilmu terapan yang menggabungkan dua bidang yang berbeda, yaitu pendidikan dan psikologi. Psikologi pendidikan adalah studi ilmiah untuk memahami, memprediksi, dan mengarahkan perilaku peserta didik bagi usaha pencapaian tujuan pendidikan dan pembelajaran.
 
John W. Santrock mengatakan bahwa psikologi pendidikan adalah cabang ilmu psikologi yang menghususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Menurutnya psikologi adalah bidang yang sangat luas, sehingga dibutuhkan satu narasi tersendiri untuk menjelaskannya.
 
Menurut The American People of Encyclopedia dalam Abdul Hadis dan Nurhayati bahwa psikologi pendidikan adalah cabang dari psikologi yang berusaha untuk mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologis dalam memecahkan persoalan pendidikan.
Sedangkan Bimo Walgito dengan jelas menguraikan bahwa psikologi pendidikan adalah psikologi yang khusus menguraikan aktivitas-aktivitas atau kegiatan-kegiatan manusia dalam hubungannya dengan situasi pendidikan, misalnya bagaimana cara menarik minat atau perhatian peserta didik agar pelajaran dapat dengan mudah diterima, bagaimana cara belajar, dan sebagainya.
Berdasarkan beberapa defenisi di atas, penulis menyimpulkan bahwa psikologi pendidikan adalah ilmu yang mempelajari bagaimana manusia belajar dalam tatanan pendidikan yang teratur atau intervensi untuk pembelajaran yang efektif. Dengan kata lain, psikologi pendidikan adalah sebuah disiplin ilmu yang berupaya menggunakan konsep atau prinsip-prinsip psikologis dalam memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam dunia pendidikan.
Referensi Makalah
 
Kepustakaan:
Muhibbin Syah, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru (Cet. XV; Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010). Sudarwan Danim dan Khairil, Psikologi Pendidikan Dalam Perspektif Baru (Cet. I; Bandung Alfabeta, 2010). John W. Santrock, Educational Psychologi, Ed. 2.dialih bahasakan oleh Tri Wibowo B.S., Psikologi Pendidikan (Jakarta: Kencana, 2010). Bimo Walgito, Pengantar Psikologi Umum (Yogyakarta: C.V Andi Offset, 2010).
 

Postingan Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *