Potensi Diri Remaja Rencana Pelaksanaan Layanan BK

Potensi Diri Remaja Rencana Pelaksanaan Layanan BK

Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL) Bimbingan Dan Konseling Format Klasikal Dengan Tema Potensi Diri Remaja

­­­­­­­­­­­­­­­­­

A. Tugas Perkembangan : Mencapai kematangan pertumbuhan fisik yang sehat
B. Topik / Tema Layanan : Potensi Diri Remaja
C. Bidang Layanan : Pribadi
D. Jenis Layanan : Layanan Informasi
E. Fungsi Layanan : Pemahaman
F. Tujuan Layanan : 1.      Siswa/i memiliki pemahaman baru tentang Potensi Diri

2.      Siswa/i memiliki pemahaman baru tentang motivasi hidup

3.      Siswa/i dapat mengenal dan menggali potensi diri serta berusaha mengoptimalkannya untuk meraih suskes di masa depan

G. Metode : Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab
H. Waktu Pertemuan, Tanggal : 2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20…
Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas 10..
I. Materi : 1.      Pengertian potensi diri

2.      Macam-macam potensi diri

3.      Cara mengenal dan menggali potensi diri

J. Sarana Media / Alat : LCD, Power Poin potensi diri remaja
Sumber Materi Layanan : 1.      Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA Kelas 10, Yogyakarta, Paramitra Publishing

2.      Triyono, Mastur, 2014, Materi Layanan Klasikal Bidang Pribadi, Yogyakarta, Paramitra.

3.      Nurbowo budi, dkk, 2013, pengembangan materi berbasis multimedia, yogyakarta, paramitra

4.      Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalamBimbingandaanKonseling.Yogyakarta: Paramitra

K. Langkah Kegiatan
1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

 

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / temalayananinformasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siapmengikutilayananinformasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. KegitanInti

( alokasi waktu: 35 menit )

: a. Berfikir :

1.      Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar potensi diri remaja

2.      Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “potensi diri remaja”

b. Merasa :

1. Guru BK atau Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam memahami potensi diri remaja

2. Guru BK atau Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat

dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap terhadap potensi diri remaja

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1.      Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman potensi diri remaja

2.      Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positip dalam memahami potensi diri remaja

e. Bertanggungjawab

1.      Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab

2.      Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan dalam memahami potensi diri remaja

3. Penutup

( alokasi waktu : 5 menit )

 

:

 

 

a.       Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

b.      Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supaya berperan aktif

c.       Guru BK/Konselormenutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L Rencana Penilaian : Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang
1. Penilaian Proses : Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.
2. Penilaian Hasil : Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

a.       Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

b.      Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

c.       Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M Tindak Lanjut : 1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T &membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

Baca Juga :

RPL BK Mental Disorder Dan Permasalahannya

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *