RPL Bimbingan dan Konseling Pernikahan Usia Muda Dan Dampaknya

Pernikahan Usia Muda Dan Dampaknya
Share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this pageEmail this to someone

Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL) Bimbingan Dan Konseling  Format Klasikal Pernikahan Usia Muda Dan Dampaknya

A.

Tugas Perkembangan

:

Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara

B.

Topik / Tema Layanan

:

Pernikahan usia muda dan dampaknya

C.

Bidang Layanan

:

Karir, Pribadi

D.

Jenis Layanan

:

Layanan Informasi

E.

Fungsi Layanan

:

Pemahaman

F.

Tujuan Layanan

:

  1. Siswa/i dapat memahami pengertian pernikahan, remaja, keluarga, pernikahan usia muda

  2. Siswa/i dapat memahami dampak pernikahan di usia muda

  3. Siswa/i dapat memahami upaya mengatasi tingginya angka pernikahan usia muda.

  4. Siswa/i dapat memahami aspek-aspek yang memerlukan kedewasaan dalam membangun rumah tangga

G.

Metode

:

Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab

H.

Waktu Pertemuan, Tanggal

:

2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20

Tempat Penyelenggaraan

:

Ruang Kelas 12

I.

Materi

:

  1. Pengertian Pernikahan, Remaja, Keluarga, Pernikahan Usia Muda

  2. Dampak Pernikahan di Usia Muda

  3. Upaya Mengatasi Tingginya Angka Pernikahan di Usia Muda

  4. Aspek-Aspek yang Memerlukan Kedewasaan dalam Membangun Rumah Tangga

J.

Sarana Media / Alat

:

LCD, Power Poin Pernikahan usia dini dan dampaknya

Sumber Materi Layanan

:

  1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 12, Yogyakarta, Paramitra Publishing

  2. Harun, Irhayati. 2016. Dosa-dosa dalam Pernikahan. Jakarta:PT Gramedia Pustaka Utama

  3. Weni Christiana. 2016. Mencari Teman & Memengaruhi Orang Lain. Yogyakarta: Cakrawala

  4. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalamBimbingandaanKonseling.Yogyakarta: Paramitra

  5. Willis, Sofyan S. 2012. Remaja dan Masalahnya. Bandung: Alfabeta

K.

Langkah Kegiatan

1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / tema layanan informasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siap mengikuti layanan informasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti

( alokasi waktu: 35 menit)

:

a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar Pernikahan usia dini dan dampaknya

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “Pernikahan usia dini dan dampaknya

b. Merasa :

1. Guru BK /Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam Pernikahan usia dini dan dampaknya

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada Pernikahan usia dini dan dampaknya

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman Pernikahan usia dini dan dampaknya

2. Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam Pernikahan usia dini dan dampaknya

e. Bertanggungjawab

1. Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab

2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawab- kan dalam memahami Pernikahan usia dini dan dampaknya

3. Penutup

( alokasi waktu : 5 menit )

:

  1. Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

  2. Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif

  3. Guru BK/Konselormenutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L

Rencana Penilaian

:

Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang

1. Penilaian Proses

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.

2. Penilaian Hasil

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

  1. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

  2. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

  3. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M

TindakLanjut

:

1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T dan membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

Baca Juga : RPP Sekolah Dasar Versi Kemendikbud Kurikulum 2013

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*