Penggunaan Media Pembelajaran

Penggunaan Media Pembelajaran
Penggunaan Media Pembelajaran
Share...Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInPin on PinterestPrint this pageEmail this to someone

Penggunaan media pembelajaran bukan berarti mengganti cara mengajar yang baik, melainkan  untuk melengkapi dan membantu guru dalam menyampaikan materi kepada siswa. Dengan adanya media pembelajaran diharapkan terjadi komunikasi yang efektif dan siswa akan lebih mudah memahami maksud dan materi yang disampaikan guru didepan kelas, sebaliknya guru mudah mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, dengan menggunaan media guru dapat membuat contoh-contoh yang dapat membuat siswa memiliki kesamaan arti. Hamalik yang dikutip oleh Azhar Arsyad, (2010: 15), menyatakan bahwa :

“Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Penggunaan media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat membantu keefektifan proses pembelajaran dan penyampaian pesan dan isi pelajaran pada saat itu. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikan data dengan menarik dan terpercaya, memudahkan penafsiran data, dan memadatkan informasi”.

Baca Juga :   Pengertian Media Pembelajaran

Fungsi Media Pembelajaran

Macam-macam Media Pembelajaran

Manfaat Media Pembelajaran

Menurut Arief S. Sadiman, dkk (2009: 17), secara umum media pendidikan mempunyai kegunaan-kegunaan sebagai berikut :

1) Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis(dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka).

2) Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera.

3) Dengan menggunakan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik.

4) Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri.

Hal ini akan lebih sulit bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam memberikan perangsang yang sama, mempersamakan pengalaman, dan menimbulkan persepsi yang sama. Salah satu ciri media pembelajaran adalah bahwa media mendukung pesan atau informasi kepada penerima yaitu siswa. Sebagian media dapat mengolah respon siswa sehingga media itu

dapat disebut sebagai media interaktif. Yang terpenting media itu disiapkan untuk memenuhi kebutuhan belajar dan kemampuan siswa, serta diharapkan dengan menggunakan media pembelajaran ini dapat mengaktifkan siswa untuk selalu berpartisipasi dalam proses belajar mengajar.

Prinsip-prinsip Penggunaan Media Pembelajaran Dalam penggunaan media hendaknya guru memperhatikan sejumlah prinsip tertentu agar penggunaan media pembelajaran dapat mencapai hasil yang baik. Prinsip-prinsip itu menurut Brown et al dalam Rayandra Asyhar (2011: 82-85) secara umum prinsip penggunaan media adalah sebagai berikut:

  1. Kesesuaian
  2. Kejelasan sajian
  3. Kemudahan Akses
  4. Keterjangkauan
  5. Ketersediaan
  6. Kualitas
  7. Ada alternatif
  8. Interactivitas
  9. Organisasi
  10. Kebaruan
  11. Berorientasi siswa.

Sedangkan menurut Asnawir dan M. Basyiruddin Usman (2002: 19), prinsip-prinsip penggunaan media pembelajaran adalah sebagai berikut :

1) Penggunaan media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai bagian yang integral dari suatu sistem pengajaran dan bukan hanya sebagai alat bantu yang berfungsi sebagai tambahan yang digunakan bila dianggap perlu dan hanya dimanfaatkan bila sewaktu-waktu digunakan.

2) Media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai sumber belajar yang digunakan dalam usaha memecahkan masalah yang dihadapi dalam proses belajar mengajar.

3) Guru hendaknya dapat menguasai teknik-teknik dari suatu media pembelajaran yang digunakan.

4) Guru seharusnya memperhitungkan untung ruginya pemanfaatan suatu media pembelajaran.

5) Penggunaan media pembelajaran harus diorganisir secara sistematis.

6) Jika sekiranya suatu pokok bahasan memerlukan lebih dari beberapa macam media, maka guru dapat memanfaatkan multimedia yang menguntungkan dan memperlancar proses

belajar mengajar dan dapat merangsang motivasi belajar  siswa sehingga dapat meningkatkan interaksi belajar mengajar.  Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa dalam pemilihan media pembelajaran harus memperhatikan beberapa prinsip. Media yang digunakan dalam pembelajaran harus jelas sehingga materi yang disampaikan mudah dipahami oleh siswa,

media pembelajaran harus mudah diakses oleh siswa, sesuai dengan waktu, tempat dan situasi media pembelajaran digunakan karena media pembelajaran dapat memberikan komunikasi dua arah secara interaktif.

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*