Pengertian Silabus Menurut Para Ahli Dari Berbagai Sumber

Pengertian Silabus

Pengertian silabus menurut para ahli silabus merupakan produk utama dari pengembangan kurikulum di mana rencana tersebut ditulis dalam satuan terkait dengan pengembangan kurikulum pendidikan wajib produk lainnya dalam proses pembelajaran.

Pengertian Silabus Menurut Para Ahli Dari Berbagai Sumber

Menurut Dokumen KTSP Pengertian Silabus Yaitu

Dikutip dari dokumen ktsp  Pengertian silabus adalah rencana pelajaran yang mencakup SK (standar kompetensi), KD (kompetensi dasar), bahan, kegiatan belajar, dan penilaian prestasi siswa.

Pengertian Silabus Menurut  Salim (1987:98)

Sementara pengentian silabus menurut  salim silabus adalah menjelaskan bahwa silabus adalah garis besar, ringkasan, abstrak, atau poin utama dari isi atau materi pembelajaran.

Yulaelawati (2004:123) Menjelaskan Pengertian Silabus 

yulaelawati  menjelaskan bahwa pengertian silabus adalah seperangkat rencana dan pelaksanaan pengaturan pembelajaran dan penilaian yang dibuat untuk sistem yang mengandung semua komponen memiliki hubungan dengan tujuan menguasai kompetensi dasar.

Kurikulum Berbasis Kompetensi Menerangkan Pengertian Silabus

Dikutip dari Kurikulum KBK Pengertian silabus  berisi rencana seperengkat dan pengaturan mengenai kegiatan belajar mengajar, pengelolaan kelas dan penilaian kompetensi siswa.

Pengertian Silabus Menurut Kurikulum 2004 (Kurikulum Berbasis Kompetensi) 

Pengertian silabus menurut kurikulum 2004 menyebutkan bahwa silabus adalah seperangkat rencana dan pengaturan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.

Penjelasan About.com Pengertian Silabus 

About.com menjelakan pengertian silabus yaitu dokumen silabus ditulis dan didistribusikan oleh profesor (dosen / guru) untuk memberikan pengetahuan siswa sebelumnya (gambar) penelitian.

Pengertian Silabus Menurut dictionary.reference

Menurut Pengertian silabus (jamak: silabus) adalah garis besar (outline) pernyataan dari poin utama dari kursus  pendidikan  pembelajaran, mata pelajaran  kursus, isi kurikulum, dan sejenisnya.

Wikipedia Memberi Pengertian Silabus

Dalam tulisannya pengertian silabus adalah garis besar dan ringkasan topik yang dibahas dalam pelatihan atau kursus. Silabus adalah deskriptif dan menentukan, atau kurikulum khusus.

Menurut BNSP Pengertian Silabus

Pengertian silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian (BSNP, 2006: 14).

Pengertian Silabus Menurut Kurikulum 2013

Menurut Kurikulum 2013 Pengertian silabu  adalah rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi , kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber/bahan/alat belajar. Silabus merupakan penjabaran standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Silabus merupakan seperangkat rencana dan pengaturan tentang kegiatan pembelajaran, pengelolaan kelas, dan penilaian hasil belajar.

Silabus berisikan komponen pokok yang dapat menjawab pertanyaan berikut.: Kompetensi yang akan ditanamkan kepada peserta didik melalui suatu kegiatan pembelajaran kegiatan yang harus dilakukan untuk menanamkan / membentuk kompetensi tersebut upaya yang harus dilakukan untuk mengetahui bahwa kompetensi tersebut sudah dimiliki peserta didik Silabus bermanfaat sebagai pedoman sumber pokok dalam pengembangan pembelajaran lebih lanjut, mulai dari pembuatan rencana pembelajaran, pengelolaan kegiatan pembelajaran, dan pengembangan sistem penilaian.

Prinsip Pengembangan Silabus

  1. Ilmiah Keseluruhan materi dan kegiatan yang menjadi muatan dalam silabus harus benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
  2. Relevan Cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran, dan urutan penyajian materi dalam silabus sesuai dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, emosional, dan spiritual peserta didik.
  3. Sistematis Komponen-komponen silabus saling berhubungan secara fungsional dalam mencapai kompetensi.
  4. KonsistenAdanya hubungan yang konsisten (ajeg, taat asas) antara kompetensi dasar, indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian.
  5. Memadai Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian cukup untuk menunjang pencapaian kompetensi dasar.
  6. Aktual dan Kontekstual Cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian memperhatikan perkembangan ilmu, teknologi, dan seni mutahir dalam kehidupan nyata dan peristiwa yang terjadi.
  7. Fleksibel Keseluruhan komponen silabus dapat mengakomodasikan keragaman peserta didik, pendidik, serta dinamika perubahan yang terjadi di sekolah dan tuntutan masyarakat.
  8. Menyeluruh Komponen silabus mencakup keseluruhan ranah kompetensi (kognitif, afektif, psikomotor) (BNSP, 2006: 14)

Unit Waktu Silabus

  1. Silabus mata pelajaran disusun berdasarkan seluruh alokasi waktu yang disediakan untuk mata pelajaran selama penyelenggaraan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
  2. Penyusun silabus memperhatikan alokasi waktu yang disediakan persemester, pertahun, dan lokasi waktu mata pelajaran lain yang sekelompok.
  3. Implementasi pembelajaran persemester menggunakan penggalan silabus sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran dengan alokasi waktu yang tersedia pada struktur kurikulum (BSNP, 2006: 15).

Pengembang Silabus

  1. Pengembangan silabus dapat dilakukan oleh para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah sekolah atau beberapa sekolah, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau pada Kelompok Kerja Guru (KKG), dan Dinas Pendidikan.
  2. Disusun secara mandiri oleh guru apabila guru yang bersangkutan mampu mengenali karakteristik siswa, kondisi sekolah, dan lingkungannya.
  3. Apabila guru mata pelajaran karena sesuatu hal belum dapat melaksanakan pengembangan silabus secara mandiri, maka pihak sekolah dapat mengusahakan untuk membentuk kelompok guru mata pelajaran untuk mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah tersebut.
  4. Di SD/MI semua guru kelas, dari kelas I sampai dengan kelas VI, menyusun silabus secara bersama.
  5. Sekolah yang belum mampu mengembangkan silabus secara mandiri, sebaiknya bergabung dengan sekolah-sekolah lain melalui forum MGMP/KKG untuk bersama-sama mengembangkan silabus yang akan digunakan oleh sekolah-sekolah dalam lingkup MGMP/KKG setempat.
  6. Dinas Pendidikan setempat dapat memfasilitasi penyusunan silabus dengan membentuk sebuah tim yang terdiri dari para guru berpengalaman dalam bidangnya masing-masing (BSNP, 2006: 15).

Referensi:

  • Salim, Peter (1987). The Contemporary English – Indonesia Dictionary. Jakarta: Modern English Press.
  • Yulaelawati, Ella. 2004. Kurikulum dan Pembelajaran: Filosofi, Teori dan Aplikasi.  Bandung:Pakar Raya

DAFTAR PUSTAKA

  • Suparman, Atwi. 1997. Desain Instructional. Jakarta: PAU-PPAI Universitas
  • Badan Standar Nasional Pendidikan. 2006. Peraturan Menteri Pendidikan
  • Nomor 22, 23, dan 24 Tahun 2006 tentang Standar Isi dan Standar
  • Kompetensi Lulusan Pendidikan dasar dan menengah. Jakarta:
  • 2006. Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.
  • Jakarta: BSNP.
  • 2007. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor
  • 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar
  • dan Menengah. Jakarta: BSNP.
  • Walter Dick dan Zan Carey. 1996. The Systematic Design of Instruction. 4th
  • Illinois, Glecview: Harper Collins Publishers.
  • Marsudi Raharjo.2005. Bilangan Asli, Cacah, dan Bulat. (Bahan Ajar Diklat
  • Matematika SD). Yogyakarta: PPPG Matematika.

 

 

Postingan Terkait :

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *