Pengertian Metode, Pengertian Metode Simulasi

pengertian metode

Pengertian Metode

Pengertian metode Menurut Abimanyu (2009:2.5) menjelaskan bahwa metode mengandung arti cara yang teratur dan terpikir baik-baik untuk mencapai maksud (dalam ilmu pengetahuan), cara kerja konsisten untuk memudahkan pelaksanaan suatu kegiatan guna mencapai tujuan yang ditentukan. Selanjutnya Abimanyu menyatakan bahwa metode sebagai secara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan menurut Anitah (2007:1.24) menjelaskan bahwa metode adalah berbagai cara kerja yang bersifat relatif umum yang sesuai untuk mencapai tujuan tertentu.
Pengertian metode, Metode merupakan komponen pembelajaran yang penting. Hal ini ditegaskan oleh Siddiq (2008:1.20) bahwa guru sebaiknya memilih metode pembelajaran yang tepat. Artinya metode pembelajaran yang sesuai dengan tujuan, materi pelajaran, karakteristik siswa, dan ketersediaan fasilitas pendukungnya, serta ketersediaan waktu. Namun pertimbangan yang paling penting adalah metode pembelajaran tersebut harus mampu mengaktifkan pihak siswa, dalam arti mengaktifkan secara fisik dan mental emosional siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran merupakan indikasi keberhasilan penggunaan sebuah metode pembelajaran.
Dari beberapa pendapat tersebut di atas, maka peneliti dapat mengambil kesimpulan bahwa metode adalah kerangka pikir untuk memulai sesuatu pekerjaan. Dalam konteks pembelajaran, metode adalah cara untuk mengembangkan proses pembelajaran, agar tujuan pembelajaran yang diharapkan dapat tercapai secara maksimal.

Pengertian Metode Simulasi

Pengertian metode simulasi menurut Anitah (2008:5.22) merupakan salah satu metode mengajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran kelompok. Proses pembelajarannya objeknya cenderung bukan benda atau kegiatan yang sebenarnya, melainkan kegiatan mengajar yang sifatnya pura-pura. Selama proses pembelajaran, siswa dibina kemampuannya berkaitan dengan keterampilan berinteraksi dan berkomunikasi dalam kelompok. Selain itu, dalam metode simulasi siswa diajak untuk dapat bermain peran beberapa perilaku yang dianggap sesuai dengan tujuan pembelajaran. Sedangkan menurut Ruminiati (2007:2.6) metode simulasi adalah metode yang diberikan kepada siswa, agar siswa dapat menggunakan sekumpulan fakta, konsep, dan strategi tertentu. Penggunaan metode tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi sehingga dapat mengurangi rasa takut. Metode simulasi cenderung lebih dinamis dalam menanggapi gejala fisik dan sosial, karena melalui metode ini seolah-olah siswa melakukan hal-hal yang nyata ada. Dengan mensimulasikan sebuah kasus atau permasalahan, seseorang akan lebih menjiwai keberadaannya.
Pengertian metode Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan metode simulasi memungkinkan siswa mampu menghadapi kenyataan yang sesungguhnya atau mempunyai kecakapan bersikap dan bertindak sesuai dengan situasi sebenarnya. Dengan melakukan simulasi berarti siswa menghayati sebuah peran dan watak yang ia perankan, sehingga pemahaman siswa terhadap konsep IPS akan mudah dipahami dan tertanam kuat dalam ingatan siswa.

Kelebihan metode simulasi

Terdapat beberapa kelebihan dengan menggunakan simulasi sebagai metode mengajar, diantaranya:
(1) Dapat dijadikan sebagai bekal bagi siswa dalam menghadapai situasi yang sebenarnya kelak.
(2) Dapat mengembangkan kreativitas siswa.
(3) Dapat memupuk keberanian dan percaya diri siswa.
(4) Memperkaya pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi berbagai situasi sosial yang problematis.
(5) Dapat meningkatkan gairah siswa dalam proses pembelajaran

Kelemahan metode simulasi

Di samping memiliki kelebihan, simulasi juga mempunyai kelemahan, diantaranya:
(1) Pengalaman yang diperoleh tidak selalu tepat dan sesuai dengan kenyataan di lapangan.
(2) Pengelolaan yang kurang baik, sering simulasi dijadikan sebagai alat hiburan, sehingga tujuan pembelajaran menjadi terabaikan.
(3) Faktor psikologis seperti rasa malu dan takut sering memengaruhi siswa dalam melakukan simulasi.

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *