Pengertian Pendidikan Tingkat Menengah

Pendidikan Tingkat Menengah

Pendidikan menengah adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan mengadakan hubungan timbal-balik dengan lingkungan sosial budaya dan alam sekitar, serta dapat mengembangkan kemampuan lebih lanjut dalam dunia kerja atau pendidikan tinggi. Pendidikan menengah yang lamanya tiga tahun sesudah pendidikan dasar, diselenggarakan di SLTA (sekolah lanjutan tingkat atas) atau pendidikan yang sederajat. Pendidikan menengah dalam hubungan ke bawah berfungsi sebagai lanjutan dan perluasan pendidikan dasar dan dalam hubungan ke atas mempersiapkan peserta didik untuk mengikuti pendidikan tinggi ataupun memasuki lapangan kerja. Pendidikan menengah yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan dan pendidikan keagamaan. Adapun untuk lebih jelasnya akan penulis uraikan satu persatu

yaitu:

1) Pendidikan Umum

Pendidikan umum adalah pendidikan yang mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dengan pengkhususan yang diwujudkan pada tingkat-tingkat akhir masa pendidikan. Pendidikan umum berfungsi sebagai acuan umum bagi jenis pendidikan lainnya. yang termasuk pendidikan umum adalah SD, SMP, SMA dan Universitas.

2) Pendidikan Kejuruan

Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja pada bidang pekerjaan tertentu, seperti bidang teknik, jasa boga dan busana, perhotelan, kerajinan, administrasi perkantoran dan lain-lain. Lembaga pendidikannya seperti, STM, SMTK,SMIP, SMIK dan SMEA. Selain dua jenis program pendidikan yaitu pendidikan umum dan pendidikan kejuruan tersebut masih ada jenis program pendidikan yang lain yaitu pendidikan luar biasa, pendidikan kedinasan dan pendidikan keagamaan.

3) Pendidikan Luar Biasa

Pendidikan luar biasa merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk peserta didik yang menyandang kelainan fisik dan mental yang termasuk pendidikan luar biasa adalah SDLB (Sekolah Dasar Luar Biasa) untuk jenjang pendidikan menengah masingmasing memiliki program khusus yaitu program untuk anak tuna netra, tuna rungu, tuna daksa dan tuna grahita.

4) Pendidikan Kedinasan

Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan dalam pelaksanaan tugas kedinasan bagi pegawai atau calon pegawai suatu departemen pemerintah atau lembaga pemerintah non departemen. Pendidikan kedinasan dapat terdiri dari pendidikan tingkat menengah dan pendidikan tingkat tinggi. Yang termasuk pendidikan tingkat menengah seperti SPK (sekolah perawat kesehatan) dan yang termasuk pendidikan tingkat tinggi seperti APDN (akademi pemerintah dalam negeri).

5) Pendidikan Keagamaan

Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan khusus yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat melaksanakan peranan yang menuntut penguasaan pengetahuan khusus tentang ajaran agama. pendidikan keagamaan dapat terdiri dari tingkat pendidikan dasar misalnya madrasah ibtidaiyah, tingkat pendidikan menengah seperti tsanawiyah, PGAN (pendidikan guru agama negeri) dan yang tingkat pendidikan tinggi seperti sekolah theologia, IAIN (institut agama islam negeri) dan IHD (institut hindu dharma). Dilihat dari kecenderungannya, pendidikan keagamaan ada yang sepenuhnya memberikan pendidikan agama dan ada yang memberikan pendidikan atas dasar pendidikan agama dan pendidikan umum yang setara dengan pendidikan umum yang setingkat. Untuk pengadaan gurunya disediakan lembaga pendidikan seperti PGAN (pendidikan guru agama negeri) untuk agama Islam atau sekolah theologia untuk agama Kristen.

 

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *