MODUL PELATIHAN SD KELAS AWAL KELOMPOK KOMPETENSI B

modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

Pendahuluan modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

A. Latar Belakang modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

Peningkatan mutu pendidikan akan berhasil dengan baik apabila ditunjang oleh

mutu guru yang baik. Peran guru sangat dibutuhkan untuk menc
erdaskan kehidupan bangsa, kehadiran guru profesional akan mampu memberikan
“kesejahteraan pedagogik” kepada setiap peserta didik yang akan meningkatkan
kecerdasan bangsa yang selanjutnya akan bermuara pada kesejahteraan umum.
Tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat, bangsa dan
negara di dunia ini termasuk di Indonesia sebagian besar ditentukan oleh peran
guru.
Salah satu upaya yang perlu dilakukan oleh para pendidik untuk menjadikan dirinya
sebagai pendidik yang profesional adalah selalu meningkatkan kompetensinya, baik
kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, maupun sosial.
Hal ini mengacukepada peraturan perundangan yang berlaku, yaitu: Peraturan Pemerintah (PP)
nomor 74 tahun 2008 tentang Guru yang menyatakan bahwa pengembangan dan
peningkatan kompetensi bagi Guru dilakukan dalam rangka memenuhi kualifikasi
dan menjaga agar kompetensi keprofesiannya tetap sesuai dengan perkembangan
ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya dan/atau olah raga.
Untuk itu masyarakat dan pemerintah khususnya Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan dengan seluruh jajarannya memikul kewajiban untuk mewujudkan
kondisi yang memungkinkan guru melaksanakan pekerjaan/jabatannya secara
profesional.
Oleh karena itu, sebagai aktualisasi tugas guru sebagai tenaga
profesional, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-
Undang Nomor 20Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 14 Tahun
2005 tentang Guru dan Dosen, dan Peraturan Pemerintah Nomor 32 tahun 2013
Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang
Standar Nasional Pendidikan, pemerintah melalui Kemendikbud akan memfasilitasi
guru untuk dapat mengembangkan keprofesiannya secara berkelanjutan melalui
program Pendidikan dan Pelatihan Guru Pembelajar
.
Program pendidikan dan pelatihan merupakan bagian penting dari pengembangan profesi pendidik dan
tenaga kependidikan. Pendidikan dan Pelatihan (diklat) juga tidak lepas dari tujuan
untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
mata pelajaran/tugas yang diampunya.
Salah satu faktor pendukung keberhasilan suatu program diklat adalah adanya
modul atau bahan ajar yang berisi materi- materi pembelajaran yang akan dipelajari
oleh para peserta selama mengikuti program diklat tersebut.
Atas dasar pemikirantersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui PPPPTK Bahasa,
Matematika, IPA, dan PKn/IPS menyusun modul diklat Guru Pembelajar tahun 2016
untuk pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru atau pendidik pada
jenjang sekolah dasar.
Modul ini berisi materi Genre dan Apresasi Satra Indonesia di sekolah dasar kelas
awal, yang telah disusun sesuai dengan Standar Kompetensi Guru yang diturunkan
dari Permendikbud No 16 Tahun 2007. Selain itu, modul ini juga dilengkapi dengan
aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan baik secara mandiri maupun berbasis
kerja kelompok di Kelompok Kerja Guru (KKG). Dan, untuk mengukur pemahaman
serta melatih keterampilan peserta dalam modul ini dilengkapi juga dengan latihan
yang berisi masalah dankasus pembelajaran
.
Penyusunan modul ini bertujuan untuk memberikan referensi kepada para guru
sekolah dasar, khususnya pada guru SD kelas awal agar dapat: menguasai
kompetensi profesional terkait denganTeori dan Genre Sasta, Perbedaan Sastra
Lama dan Sastra Baru, dan Apresiasi Sastra. Kompetensi tersebut merupakan
standar minimal yang harus dikuasai oleh guru sekolah dasar agar
memiliki keterampilan berbahasa dan bersastra yang akan mendukung keberhasilannya
dalam menjalankan tugas pokoknya dalam pembelajaran di dalam maupun di luar
kelas.

B. Tujuan modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

Tujuan umum modul ini disusun guna mendukung pelaksanaan diklat Guru
Pembelajar Sekolah Dasar Awal untuk kompetensi profesional
Tujuan khusus modul ini diharapkan setelah menempuh proses pembelajaran
Guru Pembelajar
mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan khususnya kompetensi
profesional dalam bidang sastra Indonesia

C. Peta Kompetensi modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

Kompetensi yang dituntut di dalam modul ini merujuk pada Permendiknas nomor
16 Tahun 2007 dengan mengembangkan kompetensi profesional Bahasa Indonesia
menjadi indikator pencapaian kompetensi untuk guru sekolah dasar awal Untuk
memudahkan kerangka pikir dalam modul ini indikator-indikator pencapaian
kompetensi tersebut disusun menjadi Kegiatan Pembelajaran yang terdiri atas:
1.Membedakan sastra lama dan sastra baru;
2.Menjelaskan genre sastra Indonesia;
3.Mengidentifikasi unsur instrinsik puisi;
4.Menulis cerita pendek.

D. Ruang Lingkup modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b

Ruang lingkup materi Modul
Genre dan Apresiasi Sastra Kelas Awal
ini merupakan modul untuk mend
ukung kompetensi profesional pada kelompok kompetensi B.
Oleh karena itu, modul ini
mengkaji bidang keterampilan dan pengetahuan tentang
genre dan apresiasi sastra Indonesia untuk guru Sekolah Dasar. Berikut akan
dijelaskan gambaran singkat tiap-tiap indik
ator dalam peta kompetensi yang
dijabarkan dalam kegiatan pembelajaran.
1.Teori dan genre sastra. Ruang lingkup materi teori dan genre sastra meliputi
teori sastra dan genre sastra yang berupa puisi, prosa, dan drama.
2.Perbedaan sastra lama dan sastra baru.
Ruang lingkup materi ini meliputi peberdaan sastra lama dengan sastra baru, khusunya yang berbentuk puisi
dan prosa.
Pendahuluan Apresiasi Sastra. Ruang lingkup materi apresiasi sastra meliputi apresiasi
sastra yang berisi analis is instrinsik sebuah karya sastra k
hususnya puisi dan
prosa. Selain itu, dibahas juga mencipta karya sastra, khususnya pada cipta
puisi dan prosa yang berupa cerpen.
E.Saran Cara Penggunaan modul pelatihan sd kelas awal kelompok kompetensi b
Modul ini terdiri atas tiga kegiatan pembelajaran. Setiap kegiatan pembelajaran
akan disajikan pokok-pokok materi sederhana yang memerlukan pengembangan
lebih lanjut.
Oleh karena itu, peserta diharapkan tidak hanya tergantung pada modul
ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.
Modul ini juga bisa dipergunakan sebagai bahan bacaan mandiri tanpa kehadiran
pengajar.
Oleh karena itu, sebelum mulai mempelajari modul ini peserta disarankan
untuk melihat tujuan pembelajaran dan indikator pencapaian kompetensi
gunamemahami tuntutan keterampilan dan pengetahuan yang diharapkan di setiap
materi yang disajikan
.
Untuk belajar secara mandiri akan lebih baik apabila Guru
Pembelajar membuat ringkasanpada setiap submateri yang disajikan. Selain belajar
mandiri, peserta juga dapat berdiskusi dengan teman sejawat baik di sekolah
maupun dalam forum Kelompok Kerja Guru (KKG) sebab terlibat aktif
dalam kegiatan diskusi dan curah pendapat sangat membantu
Guru Pembelajar dalam memahami dan mengingat konsep atau istilah yang dibahas
serta melatih keterampilan
.
Setelah membaca secara mandiri dan membuat ringkasan atau berdiskusi peserta
dapat berlatih untuk mengerjakan latihan atau memecahkan kasus yang terdapat
dalam setiap materi. Hal ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan melatih
keterampilan dalam menerapkan konsep, istilah yang dipelajari. Untuk
menyelesaikan latihan atau kasus peserta disarankan untuk mencari sumber bacaan
lain yang mendukung materi, meskipun di akhir setiap materi telah diberikan kunci
jawaban atau rubrik penilaian. Selain itu, kerja kelompok dalam KKG juga
disarankan sebagai bagian konfirmasi atas penyelesaian masalah dalam latihan atau
kasus yang dikerjakan

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *