Modul Hakikat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Halaman 7

Kompetensi Ilmu Pengetahuan Sosial

b. Kompetensi Sosial dalam IPS

Kompetensi sosial adalah kemampuan yang dimiliki terkait dengan sikap penyesuaian dan menyikapi terhadap perkembangan sosial serta memiliki kecerdasan dalam penyelesaian masalah-masalah sosial. Seseorang yang telah memiliki kompetensi sosial dalam hidupnya akan dapat menyelesaikan masalah-masalah sosial yang dihadapinya dan selalu berupaya untuk melakukan perbaikan dan perubahan sosial agar menjadikan masa depan lebih baik dari pada masa sekarang. Sikap seseorang yang memiliki kemampuan sosial diantanya menghormati peraturan, memiliki semangat persatuan, semangat gotong royong, suka bermusyawarah mendukung upaya pembangunan, dan sebagainya.

Dalam penyajian materi pembelajaran IPS, seorang pendidik diharapkan dapat mengimplementasikan kemampuan sosialnya dengan cara menjadi teladan bagi siswanya serta mampu bekerjasama dengan masyarakat sekitarnya.

Kompetensi sosial tidak diajarkan, namun ditanamkan melalui berbagai kegiatan dalam pembelajaran di kelas, misalnya saat berdiskusi ditanamkan sikap menghargai pendapat orang lain, bekerjasama, musyawarah saat mengambil keputusan. Pada kegiatan bersih lingkungan sekolah, menanamkan sikap kepedulian, gotong royong, saling menghargai. Apabila kompetensi social ini dilakukan secara terus menerus, harapannya siswa akan terbiasa memiliki kepekaan dan kesadaran sosial yang tinggi.

c. Kompetensi Pendidikan Karakter dalam IPS

Disadari bahwa pembelajaran IPS bukan hanya untuk menyampaikan materi supaya peserta didik cerdas, tetapi lebih dari itu juga harus memiliki karakteristik pribadi yang peka dan tanggap nalarnya dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah sosial dalam kehidupan masyarakat.

Kompetensi pendidikan karakter dapat dicapai melalui berbagai macam kegiatan, termasuk pembelajaran IPS yang selalu terkait dengan masalahmasalah kehidupan manusia dan lingkungannya. Pendidikan karakter menjadikan siswa memiliki jatidiri, sanggup berpikir kritis melakukan perubahan demi masa depan yang lebih baik, serta memiliki karakteristik pribadi yang peka dan tanggap nalarnya dalam rangka memecahkan masalahmasalah sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Daftar Pustaka

Ari Sapto, 2006. Pengantar Ilmu Sejarah. Malang: PPPG IPS dan PMP.

Endang Ekowati, 2006. Pengantar Ilmu Ekonomi. Malang: PPPG IPS dan PMP.

Irawan, 2006. Konsep-konsep Dasar Sosiologi. Malang: PPPG IPS dan PMP

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2015, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Badan Bahasa.

Koentjacaraningrat, 1986. Pengantar Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Numan Sumantri, 2001. Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung : Penerbit Rosdakarya.

Sapriya, (2009). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajarannya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offs. https://id.wikipedia.org/wiki

Sri Pawiti dan Ari Pudjiastuti, 2013. Hakikat Ilmu Pengetahuan Sosial SD, Modul untuk Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Pusbangprodik BPSDMPK-PMP Kemdikbud.

Sunaryo, 1996. Sumber Bahan Pembelajaran IPS SD. Malang: PPPG IPS dan PMP.

Winataputra, U. S. (2008). Materi dan Pembelajaran IPS Di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nadir, dkk., 2009. Ilmu Pengetahuan Sosial 1, Surabaya: Amanah Pustaka.

Supardan Dadang, 2009. Pengantar Ilmu sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural, Jakarta: Bumi Aksara.

Suryono Sukanto, 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Press.

Soesastro, Hadi. 2004. Kebijakan Persaingan, Daya Saing, Liberalisasi, Globalisasi, Regionalisasi dan Semua Itu, Economics Working Paper Series http://www.csis.or.id/papers/wpe082

Baca Juga : Modul Hakikat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Halaman 1

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *