Modul Hakikat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Halaman 5

Modul Hakikat Pembelajaran IPS dan Sumber Permasalahan Sosial

4. Sejarah

Sejarah merupakan cabang ilmu yang mencatat dan menjelaskan peristiwa masa lampau sebagai sesuatu tahapan proses pertumbuhan dan perkembangan manusia sendiri. Tujuan utama mempelajari sejarah ialah menafsirkan keadaan masa kini melalui analisis dan pemahaman peristiwa masa lampau dan selanjutnya membuat “peta” ramalan untuk masa yang akan datang. Konsep dasar sejarah antara lain: waktu, perubahan, perkembangan dan Sumber Permasalahan Sosial.

Sejarah mengandung berbagai ciri antara lain:
1) Obyektifitas yang tetap dibatasi oleh subyektifitas.
2) Perkembangan yang berkelanjutan.
3) Terikat pada lingkungan geografis.
4) Terdapat hubungan kausalitas dalam batas situasi dan kondisi tertentu.

Dari ciri tersebut mempelajari sejarah memiliki manfaat bisa membuat orang bijaksana, karena pelajaran sejarah dapat digunakan untuk:
1) Menanamkan cinta dan kebanggaan terhadap negara, tanah air dan bangsa.
2) Memupuk saling pengertian (toleransi) dengan orang lain (bangsa) lain.
3) Meningkatkan apresiasi terhadap seni budaya bangsa.
4) Mengembangkan pengertian dan penilaian terhadap diri sendiri dan orang lain sebagai makhluk sosial.

Karena pentingnya peran sejarah, maka sejarah masuk dalam mata pelajaran IPS

5. Antropologi

Antropologi membahas pemahaman perilaku manusia sebagai makluk social dalam usahanya menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya, sebagai salah satu ciri yang membedakan dari makluk hidup lainnya. Proses penyesuaian tersebut menimbulkan kebudayaan atau hasil budidaya. Kebudayaan bukanlah warisan, melainkan harus dipelajari, karena kebudayaan merupakan produk dari perilaku manusia itu sendiri.

Antropologi memiliki 2 cabang yaitu:

  1. Antropologi fisik, mempelajari aspek biologis manusia seperti perbedaan fisik, warna kulit, rambut, mata, bentuk muka, tinggi tubuh yang disebabkan keturunan. Selain itu menyelidiki pertumbuhan (evolusi ) manusia sendiri.
  2. Antropologi budaya, mempelajari kebudayaan manusia sendiri. Manusia bukan bukan hanya makluk hidup yang secara individu punya ciri khas sendiri, melainkan juga makluk sosial yang melahirkan kebudayaan yang berbeda-beda. Mereka hidup berkelompok nilai dari kutub utara yang beku sampai di padang Sahara yang gersang dan panas, yang hidup dalam berbagai benua.

Konsep-konsep dasar antropologi antara lain: kebudayaan, nilai-nilai, kepercayaan, adat-istiadat, peran, peradaban.

6. Politik

Sasaran dari pembahasan politik ialah hal-hal yang berhubungan dengan pemerintahan dan Sumber Permasalahan Sosial , serta cara-cara terbaik mengatur tata kehidupan masyarakat.

Teori-teori politik banyak bersumber pada filsafat dan sejarah, karena konsep-konsep dan teori-teorinya sendiri baru tumbuh. Teori baru dalam ilmu politik ini, kemudian memindahkan orientasinya pada masalah perilaku (behavior), terutama karena pengaruh ilmu-ilmu perilaku seperti Sumber Permasalahan Sosial Antropologi Sosial.

Psikologi Sosial dan Sosiologi. Orientasi baru ini berpendapat bahwa sasaran ilmu politik terdiri dari tiga hal yaitu:

  1. Studi terhadap para pelaku politik (political actors), yaitu mereka yang giat dalam proses politik, kelompok-kelompok elite, serta proses social politik
  2. Penerapan metode-metode empiris dan analisis kuantitatif dari ilmu lain (seperti matematika dan statistik), di samping metode kerja lapangan
  3. Menarik konsep-konsep baru dalam rangka pengembangan generalisasi dan teori, seperti: kekuasaan, peran, sosialisasi politik; konsep-konsep tersebut menjadi sering digunakan dalam percaturan ilmu politik.

Pada akhir-akhir ini ilmu politik banyak membantu Pendidikan kewarganegaraan (Civic Education), yang di negara Amerika Serikat kadangkadang disatukan dengan Pengetahuan Sosial (Social Studies) dan Sumber Permasalahan Sosial .

Konsep-konsep dasar Politik, antara lain: Negara, kekuasaan, sistem politik, pemerintah, rakyat, hukum, UUD, keadilan, proses peradilan, DPR.

7. Psikologi

Psikologi ialah ilmu tentang perilaku manusia dan juga binatang. Sasaran penyelidikan Psikologi ialah perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan masyarakat, sama dengan sasaran Sosiologi dan Antropologi.

Namun meninjaunya dari aspek yang berbeda, Psikologi mengfokuskan pada perilaku manusia secara probadi, sedang kedua ilmu yang lain lebih banyak mempersatukan perilaku manusia dari segi sosial dan budaya.

Baca Juga : Modul Hakikat Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Halaman 6

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *