RPL Bimbingan dan Konseling Menyontek Penyebab dan Solusi

RPL Bimbingan dan Konseling Menyontek Penyebab dan Solusinya

Tema : Menyontek Penyebab dan Solusinya

A.

Tugas Perkembangan

:

Mencapai kematangan dalam sistem etika dan nilai

B.

Topik / Tema Layanan

:

Menyontek, penyebab dan solusinya

C.

Bidang Layanan

:

Pribadi, Sosial

D.

Jenis Layanan

:

Layanan Informasi

E.

Fungsi Layanan

:

Pemahaman

F.

Tujuan Layanan

:

  1. Siswa dapat memahami Faktor Penyebab Menyontek

  2. Siswa memahami Akibat Menyontek

  3. Siswa memahami Cara Penanggulangan menyontek

G.

Metode

:

Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab

H.

Waktu Pertemuan, Tanggal

:

2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20

Tempat Penyelenggaraan

:

Ruang Kelas. 11

I.

Materi

:

  1. Faktor Penyebab Menyontek

  2. Akibat Menyontek

  3. Cara Penanggulangan menyontek

J.

Sarana Media / Alat

:

LCD, Power Poin menyontek, penyebab dan solusinya

Sumber Materi Layanan

:

  1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 11, Yogyakarta, Paramitra Publishing

  2. Triyono, Mastur, 2014, Materi layanan klasikal bimbingan dan konseling bidang belajar, yogyakrata, paramitra

  3. Nurbowo , dll, 2013, pengembangan materi bk berbasis multimedia, yogyakarta, paramitra

  4. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalam Bimbingan dan Konseling.Yogyakarta: Paramitra

K.

Langkah Kegiatan

1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / tema layanan informasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siapmengikutilayananinformasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegitan Inti

( alokasi waktu: 35 menit)

:

a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar menyontek, penyebab dan solusinya

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “menyontek, penyebab dan solusinya”

b. Merasa :

1. Guru BK /Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam menyontek, penyebab dan solusinya

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada menyontek, penyebab dan solusinya

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

  1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman menyontek, penyebab dan solusinya

  2. Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam memahami menyontek, penyebab dan solusinya

e. Bertanggungjawab

  1. Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab.
  2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawab- kan dalam memahami menyontek, penyebab dan solusinya

3. Penutup

( alokasiwaktu : 5 menit )

:

        1. Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

        2. Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif

        3. Guru BK/Konselormenutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L

Rencana Penilaian

:

Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang

1. Penilaian Proses

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.

2. Penilaian Hasil

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

        1. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

        2. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

        3. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M

Tindak Lanjut

:

1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T dan membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

menyontek penyebab dan solusinya

Baca Juga: RPL Bimbingan dan Konseling Berpikir dan Bersikap Positif

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *