RPL BK Mental Disorder Dan Permasalahannya

Mental Disorder dan Permasalahannya.
Mental Disorder dan Permasalahannya.

Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL) Bimbingan Dan Konseling Format Klasikal Topik Mental Disorder dan Permasalahannya.

A. Tugas Perkembangan : Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, intelektual
B. Topik / Tema Layanan : Mental Disorder dan permasalahannya
C. Bidang Layanan : Pribadi, Sosial
D. Jenis Layanan : Layanan Informasi
E. Fungsi Layanan : Pemahaman
F. Tujuan Layanan : 1. Siswa/i dapat memahami tentang penyakit mental (mental disorder)

2. Siswa/i dapat mengenal tanda-tanda atau gejala-gejala penyakit mental disorder

3. Siswa/i dapat menjadi individu yang sehat secara rahani dan jasmani

G. Metode : Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab
H. Waktu Pertemuan, Tanggal : 2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20…
Tempat Penyelenggaraan : Ruang Kelas.11
I. Materi : 1. Pengertian Penyakit Mental (mental disorder)

2. Tanda-tanda atau gejala-gejala penyakit mental

3. Menjadi individu yang sehat jasamani dan rohani

J. Sarana Media / Alat : LCD, Power Poin penyakit mental (mental disorder)
Sumber Materi Layanan : 1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 11, Yogyakarta, Paramitra Publishing

2. Triyono, Mastur, 2014, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling Bidang Sosial, Yogyakarta, Paramitra.

3. Nurbowo budi, dkk, 2013, pengembangan materi berbasis multimedia, yogyakarta, paramitra

4. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalam Bimbingan dan Konseling.Yogyakarta: Paramitra.

K. Langkah Kegiatan
1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

 

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselor menyampaikan topik / tema layanan informasi

c. Guru BK/Konselor memotivasi dengan Ice Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siap mengikuti layanan informasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegitan Inti

( alokasi waktu: 35 menit)

: a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar penyakit mental (mental disorder)

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “penyakit mental (mental disorder)”

b. Merasa :

1. Guru BK /Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam penyakit mental (mental disorder)

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

 

c. Bersikap

1. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada penyakit mental (mental disorder)

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman penyakit mental (mental disorder)

2. Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam memahami penyakit mental (mental disorder)

e. Bertanggungjawab

1. Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab.

2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawab- kan dalam memahami penyakit mental (mental disorder) sebaya

3. Penutup

( alokasiwaktu : 5 menit )

 

:

 

 

a. Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

b. Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif

c. Guru BK/Konselor menutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L Rencana Penilaian : Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang
1. Penilaian Proses : Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.
2. PenilaianHasil : Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

a. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

b. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

c. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M TindakLanjut : 1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T dan membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

Bimbingan Konseling Mental Disorder dan Permasalahannya.

Baca Juga :

RPL BK Profesi Pekerjaan Dalam Meningkatkan Taraf Hidup

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*