RPL Bimbingan Dan Konseling Menjadi Remaja Kreatif Inovatif

RPL Bimbingan Dan Konseling Menjadi Remaja Kreatif Inovatif
RPL Bimbingan Dan Konseling Menjadi Remaja Kreatif Inovatif

Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL) Bimbingan Dan Konseling  Format Klasikal Menjadi Remaja Kreatif Inovatif

A.

Tugas Perkembangan

:

Mencapai kematangan dalam pilihan karir

B.

Topik / Tema Layanan

:

Menjadi Remaja Kreatif Inovatif

C.

Bidang Layanan

:

Pribadi, karir

D.

Jenis Layanan

:

Layanan Informasi

E.

Fungsi Layanan

:

Pemahaman

F.

Tujuan Layanan

:

  1. Siswa/i dapat memiliki wawasan untuk menjadi remaja kreatif dan inovatif

  2. Siswa/i mampu memahami strategi untuk menumbuhkan kreatifitas tersebut

G.

Metode

:

Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab

H.

Waktu Pertemuan, Tanggal

:

2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl,…….. dan ……. 20 …..

Tempat Penyelenggaraan

:

Ruang Kelas 12

I.

Materi

:

  1. Remaja yang kreatif

  2. Langkah-langkah menuju kreativitas

  3. Strategi menumbuhkan kreativitas

J.

Sarana Media / Alat

:

LCD, Power Poin menjadi remaja kreatif dan inovatif

Sumber Materi Layanan

:

  1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 12, Yogyakarta, Paramitra Publishing

  2. Triyono, Mastur, 2014, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling Bidang sosial, Yogyakarta, Paramitra.

  3. Nurbowo budi, dkk, 2013, pengembangan materi berbasis multimedia, yogyakarta, paramitra

  4. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalamBimbingandaanKonseling.Yogyakarta: Paramitra.

K.

Langkah Kegiatan

1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / tema layanan informasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siapmengikutilayananinformasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK atau Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegitan Inti

(alokasi waktu: 35 menit)

:

a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar menjadi remaja kreatif dan inovatif

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “menjadi remaja kreatif dan inovatif”

b. Merasa :

1. Guru BK atau Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam kaitannya dengan menjadi remaja kreatif dan inovatif

2. Guru BK atau Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan / dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada menjadi remaja kreatif dan inovatif

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1. Guru BK atau Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman menjadi remaja kreatif dan inovatif

2. Guru BK atau Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam memahami menjadi remaja kreatif dan inovatif

e. Bertanggungjawab

1. Guru BK atau Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan atau dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab.

2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan dalam memahami etika menjadi remaja kreatif dan inovatif

3. Penutup

( alokasi waktu : 5 menit )

:

  1. Guru BK atau Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.
  2. Guru BK atau Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif
  3. Guru BK atau Konselor menutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L

Rencana Penilaian

:

Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang

1. Penilaian Proses

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.

2. Penilaian Hasil

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

  1. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

  2. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

  3. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M

Tindak Lanjut

:

1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T &membutuhkan bantuan, maka Konselor atau Guru BK segera memberikan layanan sesuai jenislayanan Bimbingan dan Konseling. Menjadi Remaja Kreatif Inovatif

Baca Juga : RPL Bimbingan dan Konseling Pernikahan Usia Muda Dan Dampaknya

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*