Konsep Pembelajaran Menjadi Faktor Keberhasilan Pendidikan

Rencana Strategi Pendidikan Merupakan Sebuah Investasi
Rencana Strategi Pendidikan Merupakan Sebuah Investasi

Pendidikan merupakan investasi penting yang menjadi faktor kunci keberhasilan siswa. Apabila siswa mengikuti pendidikan dengan konsep dan model yang benar, maka siswa dapat mengembangkan kemampuan individunya secara maksimal sehingga pada akhirnya mampu beradaptasi dan berkompetisi dalam lingkungan global di masyarakat.Sehingga perlu dipikirkan pendidikan yang berkualitas untuk mengembangkan segala potensi yang dimilikinya.

Untuk menjawab semua tantangan di masa depan diperlukan pemikiran dan keseriusan dalam penyelenggaraan pendidikan yang meliputi konsep dan metodologi yang tepat sesuai dengan tingkat perkembangan siswa. Proses pendidikan harus menempatkan faktor ke-khas-an individu sebagai modal dasar proses belajar mengajar, sehingga pada akhirnya dihasilkan lulusan yang berpengetahuan luas, bermental kuat, punya daya kritis dan mampu menyelesaikan masalah secara tepat.

a. Latar Belakang .
Pendidikan perlu dilihat dalam lingkup yang lebih luas. Ada tiga hal yang perlu dikaji kembali yaitu : Pertama, pendidikan tidak dapat dibatasi hanya sebagai schooling belaka. Dengan membatasi pendidikan sebagai schooling maka pendidikan akan terasing dari kehidupan nyata dan  masyarakat tidak ikut serta bertanggung jawab dalam pendidikan. Kedua, pendidikan bukan hanya untuk mengembangkan intelegensi akademik peserta didik. Pengembangan spektrum intelegensi peserta didik perlu diberi kesempatan pengembangannya di dalam program kurikulum yang luas dan fleksibel. Ketiga, pendidikan bukan hanya membuat manusia pintar, tetapi yang lebih penting adalah manusia yang berbudaya.dan berahklaq mulia
b. Dasar Pemikiran .
Pendidikan adalah usaha untuk mamberdayakan dan membudayakan  manusia. Manusia yang berdaya adalah manusia yang dapat bepikir kreatif, produktif, mandiri dan dapat membangun diri dan masyarakatnya Manusia yang berbudaya adalah manusia yang berkepribadian (mempunyai karakter yang baik/menarik). Pendidikan merupakan investasi penting yang menjadi faktor kunci keberhasilan seseorang dalam meniti masa depannya. Apabila seorang anak mengikuti pendidikan dengan konsep dan model yang tepat, ia akan dapat mengembangkan kemampuan individunya secara maksimal. Intinya adalah bagaimana pendidikan itu agar tidak hanya menghasilkan manusia-manusia robot, tetapi bagaimana agar dapat menghasilkan manusia manusia yang berkemampuan mengembangkan potensi dirinya secara maksimal sehingga mampu beradaptasi dengan lingkungan global yang terus berubah dan menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Untuk menjawab tantangan masa depan yang semakin kompleks diperlukan pemikiran dan keseriusan dalam menyelenggarakan pendidikan. Konsep dan metodologi pendidikan itu harus beranjak dari pemahaman bahwa setiap anak merupakan individu yang memiliki kekhasan masing ¬masing, sehingga proses pendidikan harus menempatkan faktor kekhasan individu peserta didik ini sebagai bahan dasar untulk merangkai proses pembelajaran yang berkualitas.
c.    Tujuan .
Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di sekolah yang mencakup tiga aspek : Pengetahuan dan Pemahaman Konsep; Praktik dan Sikap serta Kecakapan Hidup (Life Skill )sehingga dapat dihasilkan lulusan yang berkemampuan mengembangkan potensi dirinya secara maksimal untuk siap melanjutkan ke Perguruan Tinggi dan atau memasuki dunia kerja.
d.    Sasaran .

  1. Terbentuknya disain kurikulum yang menempatkan faktor kekhasan individu peserta didik sebagai bahan dasar untuk merangkai proses pembelajaran yang berkualitas
  2. Terbetuknya rombel (rombongan belajar) yang disesuaikan dengan kekhasan masing-masing individu peserta didik .
  3. Terselenggaranya proses pembelajaran yang efektif dan menarik yang mampu membantu siswa untuk mengembangkan potensi dirinya secara maksimal.
Konsep dan metodologi Faktor Keberhasilan Pendidikan
Konsep dan metodologi Faktor Keberhasilan Pendidikan – Sumber Gambar faronics.com

Semangat tersebut dijabarkan dalam nilai-nilai yang harus dipedomani dan dijadikan acuan dalam berpikir, berbicara, bertindak, dan berperilaku sebagai berikut :

  1. Integritas, loyalitas, dan totalitas. Mewujudkan learning organization dalam menentukan tujuan bersama, memecahkan masalah bersama, membagi dan menyelesaikan tugas bersama, mencapai hasil dan menikmatinya bersama yang didukung dengan pemahaman yang tinggi terhadap kesepahaman yang dibuat bersama.
  2. Transparansi dan kredibilitas. Mewujudkan good governance dengan menumbuhkan keterbukaan dalam pengambilan keputusan (kebijakan), kecermatan dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, serta keharmonisan dalam hubungan antar sesama warga sekolah.
  3. Kualitas dan kreativitas. Menumbuhkan quality culture yang diekspresikan dengan senantiasa menjaga mutu dalam setiap kinerja dan menghasilkan karya, tidak pernah merasa puas terhadap prestasi yang telah dicapai, tetapi selalu mensyukurinya sebagai motivasi untuk selalu berkreasi dan mengadakan perubahan-perubahan ke arah yang lebih baik.
  4. Saling perecaya dan menghormati. Menumbuhkan etika kepribadian dimana seluruh warga madrasah saling mempercayai, berpikir positif dan tidak saling curiga dengan saling menghormati tugas dan fungsi masing-masing warga madrasah lainnya.
  5. Disiplin. Menumbuhkan etika watak dimana setiap warga madrasah senantiasa menegakkan disiplin sesuai dengan aturan serta kesepakatan yang berlaku.
  6. Pelayanan prima sepenuh hati. Selalu memberikan pelayanan kepada semua stakeholder dan masyarakat dengan sepenuh hati.
  7. Moralitas. Senantiasa menjaga akhlak mulia (akhlakul karimah) dalam setiap perbuatan.

Postingan Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*