Komponen Sekolah/Madrasah yang Diakreditasi Bagian Ketiga

Komponen Sekolah dasar Madrasah ibtidaiyah yang Diakreditasi

6. Standar Pengelolaan. (Komponen Standar Akreditasi)

  • Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan visi lembaga.
  • Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan misi lembaga.
  • Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan tujuan lembaga.
  • Sekolah/Madrasah memiliki rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) dan rencana kerja tahunan.
  • Sekolah/Madrasah memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait.
  • Sekolah/Madrasah memiliki struktur organisasi dengan kejelasan uraian tugas.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja tahunan.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan kesiswaan.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Sekolah/Madrasah mengelola sarana dan prasarana pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah mengelola pembiayaan pendidikan.
  • Sekolah/Madrasah menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang kondusif.
  • Sekolah/Madrasah melibatkan masyarakat dan membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan.
  • Sekolah/Madrasah memiliki program pengawasan yang disosialisasikan kepada pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan kegiatan evaluasi diri.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Sekolah/Madrasah mempersiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk akreditasi.
  • Sekolah/Madrasah memiliki struktur kepemimpinan sesuai standar pendidik dan tenaga kependidikan.
  • Sekolah/Madrasah memiliki sistem informasi manajemen untuk mendukung administrasi pendidikan.

7. Standar Pembiayaan. (Komponen Standar Akreditasi)

  • Sekolah/Madrasah memiliki catatan tahunan berupa dokumen nilai aset sarana dan prasarana secara menyeluruh.
  • Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan rencana kerja dan anggaran sekolah/madrasah (RKA-S/M).
  • Sekolah/Madrasah memiliki modal kerja untuk membiayai seluruh kebutuhan pendidikan selama satu tahun terakhir.
  • Sekolah/Madrasah membayar gaji, insentif, transport, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan.
  • Sekolah/Madrasah membayar gaji, insentif, transport, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.
  • Sekolah/Madrasah mengalokasikan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
  • Sekolah/Madrasah mengalokasikan dana untuk kegiatan kesiswaan.
  • Sekolah/Madrasah mengeluarkan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan kegiatan rapat.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan transport dan perjalanan dinas.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan daya dan jasa.
  • Sekolah/Madrasah mengalokasikan dana untuk kegiatan kesiswaan.
  • Sekolah/Madrasah mengeluarkan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan kegiatan rapat.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan transport dan perjalanan dinas.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian.
  • Sekolah/Madrasah menyediakan biaya pengadaan daya dan jasa.
  • Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat digunakan untuk kesejahteraan dan peningkatan mutu pendidikan sekolah/madrasah.
  • Penetapan uang sekolah/madrasah mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa.
  • Penetapan uang sekolah/madrasah mempertimbangkan kemampuan ekonomi orangtua siswa.
  • Siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran.
  • Sekolah/Madrasah melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang mampu.
  • Sekolah/Madrasah melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang sekolah/madrasah.
  • Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
  • Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan secara sistematis, transparan, efisien, dan akuntabel.
  • Sekolah/Madrasah memiliki pedoman pengelolaan keuangan sebagai dasar dalam penyusunan RKA-S/M.
  • Sekolah/Madrasah memiliki pembukuan biaya operasional.
  • Sekolah/Madrasah membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan.

8. Standar Penilaian.  di lanjutkan ke Bagian Keempat klick disini
4. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. kembali Ke Bagian Kedua klick disini

Postingan Terkait :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *