RPL Bimbingan Konseling Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

RPL Bimbingan Konseling Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

Rencana Pelaksanaan Layanan ( RPL) Bimbingan Dan Konseling Format Klasikal Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

A.

Tugas Perkembangan

:

Mencapai kematangan dalam sistem etika dan Nilai

B.

Topik / Tema Layanan

:

Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas

C.

Bidang Layanan

:

Sosial

D.

Jenis Layanan

:

Layanan Informasi

E.

Fungsi Layanan

:

Pemahaman

F.

Tujuan Layanan

:

  1. Siswa/i dapat memahami pentingnya budaya tertib berlalu lintas

  2. Siswa/i memiliki kesadaran tentang budaya tertib lalu lintas di jalan serta menjalankan budaya tertib lalu lintas di jalan

G.

Metode

:

Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab

H.

Waktu Pertemuan, Tanggal

:

2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20

Tempat Penyelenggaraan

:

Ruang Kelas 12

I.

Materi

:

  1. Pengertian Lalu Lintas

  2. Tertib Berlalu Lintas

  3. Cara Aman Berkendara

  4. Manfaat Tertib berlalu lintas di jalan

J.

Sarana Media / Alat

:

LCD, Power Poin etika dan budaya tertib berlalu lintas

Sumber Materi Layanan

:

  1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 12, Yogyakarta, Paramitra Publishing

  2. McCarty, Andrew. 2007. Mengembangkan Kepribadian dengan Berpikir Positif. Jakarta: PT. Prestasi Pustakarya

  3. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalamBimbingandaanKonseling.Yogyakarta: Paramitra

K.

Langkah Kegiatan

1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / tema layanan informasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siap mengikuti layanan informasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegiatan Inti

( alokasi waktu: 35 menit)

:

a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar etika dan budaya tertib berlalu lintas

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “etika dan budaya tertib berlalu lintas”

b. Merasa :

1. Guru BK /Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam etika dan budaya tertib berlalu lintas

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada etika dan budaya tertib berlalu lintas

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman etika dan budaya tertib berlalu lintas

2. Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam etika dan budaya tertib berlalu lintas

e. Bertanggungjawab

1. Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab

2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawab- kan dalam memahami etika dan budaya tertib berlalu lintas

3. Penutup

( alokasi waktu : 5 menit )

:

  1. Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

  2. Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif

  3. Guru BK/Konselormenutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L

Rencana Penilaian

:

Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang

1. Penilaian Proses

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.

2. Penilaian Hasil

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

  1. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

  2. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

  3. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M

TindakLanjut

:

1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T dan membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

Baca Juga : RPL Bimbingan Dan Konseling Pilihan Karir Setelah Lulus SMA

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *