RPL Bimbingan dan Konseling Dampak Pacaran di Kala Remaja

RPL Bimbingan dan Konseling Dampak Pacaran di Kalangan Remaja

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN ( RPL) BIMBINGAN DAN KONSELING FORMAT KLASIKA

DAMPAK PACARAN DI KALANGAN REMAJA

A.

Tugas Perkembangan

:

Mencapai kematangan dalam hubungan teman sebaya, serta kematangan dalam peranannya sebagai pria atau wanita

B.

Topik / Tema Layanan

:

Dampak pacaran di kalangan remaja

C.

Bidang Layanan

:

Sosial, Pribadi

D.

Jenis Layanan

:

Layanan Informasi

E.

Fungsi Layanan

:

Pemahaman

F.

Tujuan Layanan

:

  1. Siswa/i dapat memahami Penyebab Pacaran di Usia Remaja

  2. Siswa/i dapat memahami Dampak Pacaran Di Usia Remaja

  1. Siswa/i dapat memahamiDampak Negatif Pacaran bagi remaja

G.

Metode

:

Ceramah, Curah pendapat dan tanya jawab

H.

Waktu Pertemuan, Tanggal

:

2 Pertemuan X 45 Menit, dan Tgl, ……. dan ……. 20

Tempat Penyelenggaraan

:

Ruang Kelas. 11

I.

Materi

:

1. Penyebab Pacaran di Usia Remaja

2. Dampak Pacaran Di Usia Remaja

3. Dampak Negatif Pacaran bagi remaja

J.

Sarana Media / Alat

:

LCD, Power Poin dampak pacaran di kalangan remaja

Sumber Materi Layanan

:

  1. Slamet, dkk 2016, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling untuk SMA-MA kelas 11, Yogyakarta, Paramitra Publishing

  2. Triyono, Mastur, 2014, Materi Layanan Klasikal Bimbingan dan Konseling Bidang Sosial, Yogyakarta, Paramitra.

  3. Nurbowo budi, dkk, 2013, pengembangan materi berbasis multimedia, yogyakarta, paramitra

  4. Eliasa Imania Eva, Suwarjo.2011.Permainan (games) dalam Bimbingan dan Konseling.Yogyakarta: Paramitra.

K.

Langkah Kegiatan

1. Pendahuluan

( alokasi waktu: 5 menit )

:

a. Guru BK/Konselor mengucapkan salam, dilanjutkan dengan berdo’a, presensi, mengecek situasi & kondisi kelas.

b. Guru BK/ Konselormenyampaikantopik / tema layanan informasi

c. Guru BK/KonselormemotivasidenganIce Breaking: agar siswasenang, tertarik, bersemangat, siap mengikuti layanan informasi

d. Guru BK/Konselor menjelaskan tujuan layanan informasi dan tugas perkembangan yang akan dipahami

e. Guru BK/Konselor menanyakan kepada siswa terkait pelayanan yang diajarkan pada pertemuan sebelumnya.

2. Kegitan Inti

( alokasiwaktu: 35 menit )

:

a. Berfikir :

1. Guru BK /Konselor mengajak berfikir dengan siswa tanya jawab seputar dampak pacaran di kalangan remaja

2. Guru BK /Konselor mengajak curah pendapat pada siswa tentang tema “dampak pacaran di kalangan remaja”

b. Merasa :

1. Guru BK /Konselor mengadakan diskusi bersama siswa terkait perasaannya yang mereka hadapi dalam sikap sopan santun dalam kehidupan

2. Guru BK /Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan.

c. Bersikap

1. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil sikap pada dampak pacaran di kalangan remaja

2. Guru BK/Konselor memberi kesempatan pada siswa lainnya menanggapi/mensikapi pertanyaan siswa lainnya.

d. Bertindak

1. Guru BK /Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan pada pemahaman dampak pacaran di kalangan remaja

2. Guru BK /Konselor memberikan motivasi pada siswa yang belum bertindak aktif, positif dalam dampak pacaran di kalangan remaja

e. Bertanggungjawab

            1. Guru BK/Konselor memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya/komentar mengenai hal yang belum dapat dipahami dan memberikan ide atau gagasan yang ingin disampaikan/ dirasakan, untuk mengambil sikap bertaggungjawab.
            2. Guru BK/Konselor menanyakan pada siswa apa saja yang telah ia ambil tindakan yang dapat dipertanggungjawab- kan dalam memahami dampak pacaran di kalangan remaja

3. Penutup

( alokasiwaktu : 5 menit )

:

  1. Guru BK /Konselor bersama-sama dengan siswa menyimpulkan isi tema yang telah disampaikan.

  2. Guru BK /Konselor mendorong siswa agar yang belum berperan aktif dalam kegitan, supayaberperanaktif

  3. Guru BK/Konselormenutup pertemuan dengan berdoa bersama dan salam.

L

Rencana Penilaian

:

Menggunakan instrumen: Laiseg, Laijapen dan Laijapang

1. Penilaian Proses

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaian segera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu menilai kesungguhan/ semangat / antusias konseli.

2. Penilaian Hasil

:

Guru BK/Konselor melakukan penilaiansegera terhadap proses pelaksanaan layanan informasi format klasikalnya, yaitu :

  1. Pemahaman baru apa yang diperoleh konseli ? (Understanding)

  2. Bagaimana perasaan positif konseli ? ( Confort )

  3. Apa rencana tindakan yang akan dilakukan konseli ? (Action)

M

TindakLanjut

:

1. Satu minggu setelah layanan, dipantau dengan memberikan penilaian jangka pendek ( Laijapen ).

2. Satu bulan setelah layanan, dipantau denganmemberikan penilaian jangka panjang ( Laijapang ).

Konseli yang mengalami KES-T dan membutuhkan bantuan, maka Konselor atau guru BK segera memberikan layanan sesuai jenis layanan Bimbingan dan Konseling.

Baca Juga : RPP Sekolah Dasar Versi Kemendikbud Kurikulim 2013

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *