Ciri Ciri dan Fungsi Manfaat Sumber Belajar

Ciri Ciri dan Manfaat Sumber Belajar

Ciri-ciri Sumber Belajar

Sumber belajar mempunyai empat ciri pokok (Sudjana, 1989 : 80) yaitu :

  1.  Sumber belajar mempunyai daya atau kekuatan yang dapat memberikan sesuatu yang kita perlukan dalam prosespengajaran. Jadi, walaupun sesuatu daya, tetapi tidak memberikan sesuatu yang kita inginkan sesuai dengan tujuan pengajaran, maka sesuatu daya tersebut tidak dapat disebut sebagai sumber belajar.
  2. Sumber belajar merubah tingkah laku yang lebih sempurna, sesuai dengan tujuan. Apabila dengan sumber belajar malah membuat seseorang berbuat dan bersifat negatif maka sumber belajar tersebut tidak dapat disebut sebagai sumber belajar. Misalnya setelah seseorang menonton film, ada isi/pesan, film tersebut mempunyai dampak negatif terhadap dirinya maka film tersebut bukanlah sumber belajar.
  3. Sumber belajar dapat dipergunakan secara sendiri-sendiri (terpisah), tetapi tidak dapat digunakan secara kombinasi (gabungan). Misalnya sumber belajar material dapat dikombinasi dengan devices dan strategi (motode). Sumber belajar modul dapat diri sendiri.
  4. Sumber belajar secara bentuk dapat dibedakan menjadi dua, yaitu sumber belajar yang dirancang (by designed), dan sumber belajaryang tinggal pakai (by utilization).

Sumber belajar yang sudah dirancang adalah sesuatu yang memang dari semula dirancang untuk keperluan belajar. Sedangkan sumber belajar yang tinggal dipakai sesuatu yang pada mulanya tidak dimaksudkan untuk kepentingan belajar, tetapi kemudian dimanfaatkan untuk kepentingan belajar. Ciri utama sumber belajar yang tinggal pakai adalah: tidak terorganisir dalam bentuk isi yang sistematis, tidak memiliki tujuan pembelajaran yang ekspilit, hanya dipergunakan menurut tujuan tertentu dan bersifat insidental, dan dapat dipergunakan untuk berbagai tujuan pembelajaran yang relevan dengan sumber belajar tersebut.

Fungsi dan Manfaat Sumber Belajar

Penggunaan sumber belajar dalam proses pembelajaran memiliki beberapa fungsi (Isbani, 1987: 10)yaitu:

1) Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual dengan jalan:

  • Mengurangi kontrol dosen/guru yang kaku dan tradisional
  • Memberikan kesempatan bagi mahasiswa/siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannya.

2) Mening katkan produktivitas pembelajaran dengan jalan:

  • Mengurangi beban dosen/guru dalam penyajian informasi sehingga lebih banyak membina dan mengembangkan gairah belajar.
  • Mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktunya secara lebih baik.

3) Lebih memantapkan pembelajaran dengan jalan:

  • Meningkatkan kemampuan manusia berbagai media komunikasi.
  • Penyajian informasi dan data secara lebih konkrit.

4) Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran:

  • Perencanaan program pembelajaran yang lebih sistematis.
  • Pengembangan bahan pembelajaran yang dilandasi oleh penelitian tentang perilaku.

5) Memungkinkan penyajian pendidikan yang lebih luas terutama dengan adanya media massa:

  • Pemanfaatan bersama secara lebih luas tenaga ataupun kejadian yang langka.
  • Penyajian informasi yang mampu menembus batas geografis.

6) Memungkinkan belajar seketika, karena dapat:

  • Mengurangi jurang pemisah antara pelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan relaitas yang bersifat konkrit.
  • Memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.

7) Kriteria Pemilihan Sumber Belajar

Kriteria pemilihan sumber belajar yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut (Soeharto, 2003 : 80-82) :

  • Tujuan yang dicapai: Ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai, dengan menggunakan sumber belajar dipergunakan untuk menimbulkan motivasi, untuk keperluan pengajaran, untuk keperluan penelitian ataukah pemecahan masalah. Harus disadari bahwa masing-masing sumber belajar memiliki kelebihan dan kelemahan.
  • Ekonomi: Sumber belajar yang dipilih harus murah. Kemurahan disini harus diperhitungakan dengan jumlah pemakai, lama pemakaian, langka tidaknya peristiwa itu terjadi dan akurat tidaknya pesan yang disampaikan.
  • Praktis dan sederhana: Sumber belajar yang sederhana, tidak memerlukan peralatan khusus, tidak mahal harganya, dan tidak membutuhkan tenaga terampil yang khusus.
  • Gampang didapat: sumber belajar yang baik adalah yang ada disekitar kita dan mudah untuk mendapatkannya.
  • Fleksibel atau luwes: Sumber belajar yang baik adalah yang sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kondisi dan situasi.

Baca Juga : Ciri-Ciri dan Perkembangan Kreativitas Belajar

Postingan Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *